Jika Buruk, Apindo Dukung Jokowi Copot Menteri di Tengah Jalan

0
546
Reporter: Antara

Presiden Joko Widodo sejak awal telah memperingatkan para menteri yang tergabung dalam Kabinet Indonesia Maju untuk bekerja cepat dan inovatif. Jokowi memastikan tidak akan ragu mencopot menterinya di tengah jalan apabila kinerjanya tidak positif.

Ungkapan tersebut mendapat dukungan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Ketua Bidang Kebijakan Publik Apindo, Sutrisno Iwantono mendukung Jokowi untuk tidak ragu mengganti menteri ekonomi Kabinet Indonesia Maju apabila kinerjanya kurang bagus dalam 6 bulan ke depan.

“Enam bulan tidak bagus maka bahaya bagi ekonomi. Kita perlu langkah cepat,” kata Iwantono ketika menanggapi pelantikan Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (23/10). Dikatakan Iwantono, saat ini Indonesia memerlukan kebijakan jangka pendek untuk terhindar dari krisis ekonomi.

Jika dalam satu tahun Indonesia tidak mampu mengatasi masalah ekonomi maka bisa mengalami krisis. Dengan lebih cepat mengganti menteri yang kinerjanya kurang bagus, katanya, Indonesia diharapkan bisa mengambil langkah yang lebih baik.

Sebaliknya jika terlalu lama diganti, masalah ekonomi makin lama diselesaikan. Iwantono paling tidak menyoroti dua bidang penting untuk meningkatkan perekonomian Indonesia yakni bidang investasi dan perdagangan.

Baca Juga :   3 Platform yang Disiapkan Telkom untuk Bangun Konektivitas

Dia mengatakan, Indonesia sangat perlu meningkatkan ekspor agar defisit neraca perdagangan tidak terjadi. Selain itu juga perlu meningkat investasi yang kurang menggembirakan. Dia berharap menteri atau pejabat yang menangani bidang tersebut mampu bergerak cepat dan tidak perlu belajar lagi.

Iwantono berharap tim ekonomi juga mampu menjawab keraguan pasar terhadap susunan kabinet saat ini. Pasar saham merah saat pengumuman kabinet, yang menandakan tim ekonomi kurang disambut baik.

Secara umum Iwantono mengatakan tim ekonomi Kabinet Indonesia Maju belum menjanjikan karena beberapa menteri yang penting dalam mengatasi masalah ekonomi belum diketahui kinerjanya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics