Amartha Gandeng BPR Jatim akan Salurkan Rp250 Miliar ke Pengusaha Perempuan Mikro
Kerja sama Amartha dengan BPR Jatim/Dok. Amartha
PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) berkolaborasi dengan BPR Jatim untuk melakukan penyaluran modal usaha kepada pengusaha perempuan mikro dengan komitmen sebesar Rp250 miliar.
Chief Operating Officer Amartha Budhi Siswoadji mengatakan bahwa Amartha senantiasa menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM Indonesia. Khusus di wilayah pulau Jawa, melalui kolaborasi dengan BPR Jatim, Amartha akan menyalurkan permodalan dengan besaran yang berkisar mulai dari Rp3 juta hingga Rp15 juta.
“Dengan besaran tersebut, tentu saja segmen yang kami sasar adalah UMKM akar rumput, karena segmen ini memiliki potensi besar untuk berkembang namun terkendala akses layanan keuangan,” kata Budhi dalam keterangan resmi.
Kolaborasi yang terjalin antara Amartha dan BPR Jatim bertujuan untuk memperluas akses permodalan bagi UMKM di wilayah Jawa Timur dan sebagian di Jawa Tengah. Penyaluran pendanaan akan menargetkan perempuan pengusaha mikro yang bergerak di sektor perdagangan, jasa, serta industri rumah tangga. Kerja sama ini menggunakan pola kredit channeling.
Amartha menyatakan telah menjangkau lebih dari 170.000 mitra UMKM khusus di wilayah Jawa Timur, dengan total poin operasional sebanyak 118 poin. Provinsi Jawa Timur memiliki mitra paling banyak dibanding provinsi lainnya di pulau Jawa, karena adanya dukungan yang bersinergi dari sektor perbankan.
Direktur Utama BPR Jatim Yudhi Wahyu Maharani mengatakan latar belakang kerja sama antara BPR Jatim dan Amartha adalah karena pihaknya memiliki kesamaan visi, yakni memberdayakan UMKM dengan menyediakan akses keuangan.
“Lewat kerja sama ini, BPR Jatim berharap dapat memperbesar portofolio kredit produktif sekaligus mendukung UMKM Jawa Timur untuk lebih maju,” kata Yudhi.