Deltamas Targetkan Marketing Sales Rp2 Triliun

0
517

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menargetkan pendapatan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp2 triliun di tahun 2021. Direktur Puradelta Lestari Tondy Suwanto mengatakan bahwa target marketing sales tersebut akan ditopang oleh penjualan lahan industri.

“Kami melihat bahwa potensi penjualan lahan industri tetap baik di tahun 2021, seiring dengan permintaan lahan industri yang masih tinggi walaupun masa pandemi belum berakhir,” kata Tondy Suwanto dalam keterangan tertulis.

Perkembangan infrastruktur yang menjadi daya tarik Indonesia bagi investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia, berdampak positif pada pengembang kawasan industri seperti pengembang kawasan perkotaan terpadu modern Kota Deltamas ini.

Tondy mengatakan pada awal tahun 2021 ini, masih ada permintaan lahan industri yang cukup tinggi, terutama dari sektor otomotif dan data center.

Dalam keterangan tertulis perseroan, Puradelta terus melanjutkan pengembangan kawasan hunian dan komersialnya dengan meluncurkan produk- produk hunian di tahun 2021 dan juga melengkapi fasilitas-fasilitas komersial untuk memberikan kenyamanan bagi penghuninya.

Ia menjanjikan ke depannya, akan hadir fasilitas-fasilitas yang memanjakan penghuni di Kota Deltamas, termasuk diantaranya pusat perbelanjaan, rumah sakit, serta fasilitas komersial lainnya yang menunjang gaya hidup moderen yang dinamis di kawasan Kota Deltamas.

Baca Juga :   Pengembang Deltamas Targetkan Marketing Sales 2024 Sebesar Rp1,81 Triliun

“Perseroan akan terus melanjutkan pembangunan di kawasan Kota Deltamas menjadi pusat aktivitas dan one- stop-living city di area timur Jakarta sesuai dengan visi dan misi Perseroan,” katanya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics