Namanya Disebut Jadi Calon Ketua OJK, Begini Komentar Misbakhun

0
67
Reporter: Wisnu Yusep

Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR), Mukhamad Misbakhun angkat bicara terkait rumor yang menyebut dirinya bakal mengisi kursi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Politisi Partai Golkar ini membantah kabar tersebut dan menegaskan fokusnya saat ini tetap di parlemen.

​Misbakhun menyatakan bahwa hingga kini dirinya masih memegang mandat penuh dari partai untuk memimpin Komisi XI yang membidangi urusan keuangan dan perbankan.

​”Sejauh ini dari partai saya, saya dimandatkan menjadi Ketua Komisi XI,” ujar Misbakhun saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (04/02/2026).

​Saat didesak mengenai kesiapannya jika nantinya benar-benar ditunjuk untuk menahkodai wasit industri keuangan tersebut, Misbakhun enggan berkomentar lebih jauh.

“Saya tidak berandai-andai,” tegasnya singkat.

 

​Istana Belum Kirim Nama ke DPR

​Senada dengan Misbakhun, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal mengonfirmasi bahwa sejauh ini belum ada pergerakan resmi dari pihak eksekutif untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan Mahendra Siregar.

​Hekal menyebutkan DPR masih menunggu surat resmi dari Presiden terkait nama calon yang akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Baca Juga :   Klop! PINTU Usung Literasi Aset Kripto, Binus Ajarkan Crypto Science

​”Belum ada usulan dari Presiden untuk di fit and proper,” jelas Hekal.

​Sebagai informasi, kursi Ketua DK OJK saat ini menjadi sorotan setelah Mahendra Siregar resmi mengundurkan diri pada pekan lalu. Sesuai mekanisme, Presiden akan menyodorkan nama calon kepada DPR untuk kemudian diproses oleh Komisi XI.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics