BP BUMN Rampungkan Merger Sektor Logistik di Semester I/2026
Dirut Injourney, Dony Oskaria/Dok. Iconomics
Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan merger sektor logistik akan rampung pada Semester I/2026. Rencananya PT Pos Indonesia akan menjadi induk BUMN sektor logistik, dengan anak usaha, Semen Logistik, Pupuk Logistik, Angkasa Pura Logistik, dan KAI Logistik.
Soal itu, Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, tujuan konsolidasi tersebut untuk membentuk ekosistem BUMN logistik yang kuat dan efisien.
“Karena kita punya anak-anak perusahaan yang bergerak di bidang logistik itu totalnya banyak sekali kan. Kita mau bikin lebih efisien, lebih baik, lebih kuat, maka langkah selanjutnya adalah merger,” kata Dony dalam keterangan resminya pada Selasa (17/3).
Konsolidasi BUMN logistik, kata Dony, telah diawali dengan perubahan struktur Pos Indonesia. Kemudian, proses penggabungan seluruh BUMN logistik tengah berjalan saat ini.
“Jadi kami mulai langsung, insya Allah mudah-mudahan dalam 4 bulan ke depan sudah selesai. Masih ditargetkan rampung semester I (2026),” ujar Dony.
Dony melanjutkan, pada prinsipnya proses optimalisasi BUMN merujuk pada semangat untuk menciptakan bisnis yang efektif, dan efisien. Salah satu strategi untuk mengoptimalisasinya dengan konsolidasi.
Dalam sektor logistik, kata Dony, optimalisasi melalui merger dinilai akan memperkuat operan BUMN, tidak hanya dalam ekosistem bisnis dalam negeri, tetapi juga regional. Upaya itu sekaligus untuk menjamin lancarnya alur distribusi logistik dari supplier hingga masyarakat.
“Setelah kita melakukan fundamental business review seluruh perusahaan kita, hasilnya ada empat. Yang pertama ada di likuidasi, kedua ada di divestasi, ketiga konsolidasi, dan keempat dilakukan restrukturisasi,” ujar Dony.