Pemerintah Putuskan Turunkan Bea Masuk Impor LPG Jadi 0%

0
67
Reporter: Rommy Yudhistira

Pemerintah memutuskan menurunkan bea masuk impor gas minyak bumi cair (LPG) dari 5% menjadi 0%. Pembebasan bea masuk bertujuan untuk mencari alternatif bahan baku pengganti produksi industri petrokimia yang mengalami disrupsi akibat ketegangan geopolitik global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kebijakan tersebut diambil untuk memastikan keberlangsungan industri petrokimia yang kesulitan mendapatkan bahan baku pengganti nafta. Nafta merupakan cairan hidrokarbon yang berfungsi sebagai bahan baku plastik, karet, dan komponen bensin oktan tinggi.

“Dengan demikian, refinery bisa memperoleh bahan baku alternatif dari nafta ke LPG. Karena refinery ini membutuhkan bahan baku plastik,” kata Airlangga dalam keterangan resminya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/4).

Selain LPG, kata Airlangga, pemerintah juga menerapkan bea masuk 0% untuk bahan baku produk plastik lainnya seperti polipropilena, linear low-density polyethylene (LLDPE), dan high-density polyethylene (HDPE). Seluruh kebijakan tersebut berlaku selama 6 bulan ke depan.

“Nanti kita lihat situasi sesudah 6 bulan seperti apa. Jadi kebijakan yang kita ambil ini juga diambil negara lain seperti India. Jadi kita mengikuti agar packaging ini tidak meningkatkan bahan-bahan makanan dan minuman,” ujar Airlangga.

Baca Juga :   Sejak Bertransformasi, Holding PTPN Telah Kumpulkan Laba Rp 11,7 T tapi Turun di 2023

Masih kata Airlangga, kebijakan tersebut akan dilanjutkan dengan peraturan yang dikeluarkan Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perdagangan.

“Jadi kementerian akan membuat daftar komoditas yang membutuhkan permen (peraturan menteri). Kemudian juga Kemendag akan melakukan revisi permendag,” ujar Airlangga.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics