Astra Agro Dorong Inovasi Benih, Jawaban Tantangan Produktivitas Kelapa Sawit Nasional
PT Astra Agro Lestari Tbk mendorong inovasi benih untuk menjawab tantangan produktivitas kelapa sawit nasional. Pasalnya, pengembangan varietas unggul dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas, tanpa menambah luas lahan.
Senior Vice President Research & Development Astra Agro Cahyo Sri Wibowo mengatakan, pihaknya menempatkan riset dan pengembangan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Salah satunya dengan mendorongĀ pengembangan varietas unggul kelapa sawit melalui pusat research and development.
Inovasi itu, kata Cahyo, diarahkan untuk mendukung peningkatan produktivitas kebun, sekaligus memperkuat ketahanan tanaman terhadap tantangan penyakit di lapangan.
āBenih unggul adalah kunci utama untuk membangun generasi baru perkebunan kelapa sawit yang berproduktivitas tinggi dan berkelanjutan,ā ujar Cahyo dalam Indonesia Seed Industry Leadership Forum 2026 di Yogyakarta beberapa waktu lalu.
Astra Agro, kata Cahyo, telah mengeluarkan 3 varietas bibit unggul terbaru yakni DxP AAL Nirmala MRG, DxP AAL Lestari MRG, dan DxP AAL Sejahtera MRG. Ketiga varietas itu merupakan pengembangan lanjutan dari varietas unggul sebelumnya.
Untuk saat ini, kata Cahyo, Astra Agro sedang menjalankan fase peremajaan tanaman. Dan peremajaan tanaman tidak hanya sekadar mengganti tanaman tua dengan yang baru, tapi bagian dari strategi peningkatan produktivitas jangka panjang.
“Peremajaan adalah momentum untuk memperbaiki fondasi produktivitas kebun. Ketika tanaman tua diganti dengan varietas unggul, yang diperbarui bukan hanya tanamannya, tetapi juga masa depan kebun itu sendiri. Inilah pentingnya benih yang tepat, riset yang kuat, dan pengelolaan kebun yang semakin presisi,ā ujar Cahyo.
Masih kata Cahyo, Astra Agro menilai tantangan sawit nasional perlu dijawab secara konkret, terukur, dan relevan dengan kebutuhan di lapangan. Itu sebabnya, pengembangan varietas unggul, peremajaan tanaman, penguatan riset, dan kolaborasi, dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem benih nasional.
āKita perlu bersatu membangun ekosistem benih Indonesia yang tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan, karena benih yang berkelanjutan adalah fondasi bagi masa depan sawit yang berkelanjutan,ā ujar Cahyo.