Pelni Minta Dukungan Pemerintah Rp3 Triliun untuk Ganti 2 Kapal Tua

0
264
Reporter: Arif Hatta

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) mengajukan usulan pembelian 2 unit kapal penumpang. Oleh karena itu, Pelni membutuhkan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diajukan untuk tahun 2024.

Pelni mengoperasikan 101 kapal. Terdiri dari 26 kapal penumpang public service obligation (PSO), 48 kapal penumpang perintis, 10 kapal barang tol laut, 16 kapal Rede, dam satu kapal ternak.

“Kondisi 26 kapal penumpang PSO, saat ini 12 kapal berusia di atas 30 tahun, dan 14 kapal berusia antara 15-30 tahun,” kata Direktur Utama Pelni, Tri Andayani saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR.

Ia mengatakan urgensi yang diajukan untuk usulan PMN sebesar Rp3 triliun untuk pembelian 2 unit kapal. Ada 5 aspek yang menjadi urgensi pembelian kapal tersebut. Pertama, dilihat dari aspek keselamatan. Bahwa usia kapal yang melebihi usia teknis 30 tahun berpotensi terjadi kerusakan yang dapat berakibatkan kecelakaan. Ia mengatakan terdapat rekomendasi dari Klas BKI untuk melakukan perbaikan besar atau penggantian kapal untuk tetap menjaga keselamatan penumpang.

Baca Juga :   Hendri Mulya Syam Jadi Dirut Telkomsel

Kedua, aspek lingkungan. Potensi penggunaan solar dapat menambah isu lingkungan lain. Kemudian penggunaan asbestos (insulator pencegah kebakaran) pada kapal Pelni yang berjumlah 26 unit sudah dilarang oleh International Maritime Organization (IMO).

Ketiga, aspek keuangan. Dirut Pelni, Anda mengatakan cashflow Pelni tidak mencukupi untuk pengadaan kapal penumpang, sehingga memerlukan dukungan pemerintah untuk pengadaannya.

Keempat aspek inefisiensi. Terdapat 3 kapal yang usianya lebih dari 35 tahun dan 4 kapal lainnyalebih dari 25 tahun dengan akumulasi beban RR dan FRD atas rata-rata kapal Pelni sehingga berdampak pada peningkatan kebutuhan PSO yang akhirnya justru membebani APBN.

Kelima, aspek keberlangsungan operasional. Anda mengatakan perlu dilakukan perencanaan penggantian kapal yang berkesinambungan untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat agar tidak terhenti.

Adapun kapal yang diusulkan untuk dibeli adalah kapal 2 in 1, kapal yang mengangkut penumpang dan kontainer. Kapal tersebut dapat mengangkut 1000 penumpang dan kontainer 75 TEUs. Anda menyebut perkiraan harganya sekitar Rp1,5 triliun per kapal.

 

Rencana penggantian kapal penumpang periode 2024 hingga 2026:

  • Tahun 2024: 2 unit kapal penumpang (2 in 1) yang dapat mengangkut 1000 penumpang dengan kebutuhan investasi Rp3 triliun.
  • Tahun 2025: 2 kapal penumpang (3 in 1) yang dapat mengangkut 2000 penumpang dan 2 kapal penumpang (2 in 1) yang dapat mengangkut 1000 penumpang. Kebutuhan investasinya Rp9 triliun.
  • Tahun 2026: 5 kapal penumpang (2 in 1) yang dapat mengangkut 1000 penumpang dengan kebutuhan investasinya Rp7,5 triliun.

Leave a reply

Iconomics