Secara Kumulatif, EasyCash Salurkan Total Rp 70,64 T Sejak 2017 hingga April 2025
Easycash telah menyalurkan total pinjaman kumulatif Rp 70,64 triliun dengan sekitar 7,9 juta peminjam sejak 2017 hingga April 2025. Dengan teknologi berbasis big data, machine learning, dan artificial intelligence (AI), EasyCash menjangkau masyarakat unbanked dan underbanked.
Direktur Utama Easycash Nucky Poedjiardjo Djatmiko mengatakan, kelebihan platform pinjaman daring ialah kemudahan akses untuk menjangkau masyarakat. Dengan proses electronic know your customer (e-KYC), Easycash dapat mengetahui profil calon peminjam.
“Apabila disetujui, penerima dana bisa mencairkan limitnya rata-rata dalam hitungan menit. Adanya perubahan gaya hidup terutama generasi Z dan milenial yang semakin melek digital mendorong peningkatan pengguna layanan pinjaman daring,” kata Nucky dalam keterangan resminya pada Senin (26/5).
Sejalan dengan itu, Presiden Direktur PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK) Leonardo Lapalorcia menambahkan, pentingnya menjaga reputasi keuangan pribadi melalui riwayat kredit yang sehat. Apalagi credit scoring tidak hanya dibutuhkan untuk mengakses pinjaman, tetapi juga bisa dimanfaatkan dalam proses seleksi kerja, kepemilikan aset, dan layanan digital lainnya.
“Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap perilaku keuangan mereka sejak dini,” ujar Leonardo.
Karena itu, kata Leonardo, pihaknya mengimbau masyarakat untuk memahami fungsi dari data kredit, dan riwayat pembayaran yang tertib. Upaya itu dilakukan untuk membuka akses terhadap berbagai peluang di masa mendatang.
“Dengan sistem penilaian kredit yang akurat dan bertanggung jawab, kita bisa menciptakan ekosistem keuangan digital yang lebih sehat,” tambah Leonardo.