Dorong Ekosistem Digital dan Akselerasi AI di Indonesia, Astra Graphia Information Technology Jalin Kerja Sama dengan HPE dan Equinix

0
144

PT Astra Graphia Information Technology (AGIT), anak perusahaan dari PT Astra Graphia Tbk (Astragraphia), menjalin kerja sama dengan Hewlett Packard Enterprise (HPE) dan  Equinix Inc (Equinix) dalam menghadirkan solusi private cloud berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung kebutuhan bisnis perusahaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. 

Kemitraan strategis ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 yang tercantum dalam Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial 2020-2045 yang disusun oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Indonesia. 

Strategi ini memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk memandu pengembangan dan implementasi teknologi AI secara nasional. 

Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan ekosistem digital yang mendukung penerapan AI dan pengembangan infrastruktur digital di berbagai sektor seperti keuangan, manufaktur, dan energi. 

Inisiatif ini juga mendorong peningkatan inovasi, memastikan kepatuhan terhadap kebijakan residensi data, serta memperkuat ketahanan operasional melalui layanan private cloud yang aman dan berlokasi di Indonesia.  

Dalam kerja sama ini, HPE menghadirkan kapabilitas AI untuk membantu bisnis bergerak lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan membuka nilai bisnis yang lebih besar. Melalui keahlian yang mendalam dan inovasi, HPE memberdayakan perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam memanfaatkan data sebagai aset strategis, mengubah wawasan menjadi strategi yang berorientasi pada masa depan, mengoptimalkan kinerja operasional, serta menciptakan dampak nyata dalam skala yang lebih luas. 

Baca Juga :   BPD Bali Adopsi Teknologi Berbasis AI dari IBM

“Kemitraan ini merupakan langkah strategis yang siap untuk merevolusi pendekatan pasar kami. Dengan menggabungkan Solusi Private Cloud Al HPE dengan pengelolaan managed service AGIT yang kuat di data center kelas dunia yang dimiliki Equinix, kami menawarkan fleksibilitas dan inovasi yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi pelanggan kami di berbagai sektor industri.” ungkap Meygin Agustina, Managing Director PT Hewlett Packard Enterprise Indonesia dalam keterangan pers, Kamis (10/7).

Sementara itu, Equinix menyediakan infrastruktur digital yang memberikan akses yang aman, low latency access ke beban kerja AI serta ekosistem data melalui lebih dari 270 pusat data yang saling terhubung di 36 negara.  

“Seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengintegrasikan AI dan teknologi baru ke dalam proses operasional mereka, dibutuhkan konektivitas yang andal dengan ekosistem yang tepat untuk mendorong kinerja, menjaga privasi, dan mengoptimalkan efisiensi biaya dalam penerapan strategi AI yang dijalankan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, kami sangat antusias dapat bermitra dengan HPE dan AGIT untuk mendukung perusahaan-perusahaan dalam mempercepat transformasi digital dan perjalanan adopsi AI mereka di berbagai sektor industri,” ujar Deon Montasser, Country Sales Director Equinix.

Baca Juga :   Tak Cukup Surat Edaran, Kementerian Komdigi akan Rumuskan Aturan yang Lebih Komprehensif untuk AI

AGIT menyediakan layanan end to end yang mencakup consulting, system design, infrastructure development, infrastructure as a services, hingga managed services.

Melalui rangkaian layanan ini, AGIT bertujuan untuk memastikan integrasi solusi AI secara mulus ke dalam lingkungan perusahaan, dengan tetap menjaga efisiensi operasional, keamanan data, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. 

“Di era transformasi digital yang semakin cepat, AI memiliki peran penting bagi perusahaan untuk mencapai pertumbuhan yang lebih tinggi, keunggulan operasional, serta peningkatan produktivitas dan efisiensi yang lebih optimal. Namun, mewujudkan seluruh potensi AI bukanlah hal yang mudah, sehingga melalui sinergi ini, kami berharap dapat menunjukkan bahwa dengan kolaborasi yang tepat, pemanfaatan AI dapat diterapkan secara praktis dan aman untuk setiap  perusahaan di Indonesia” ungkap Widi Triwibowo, Presiden Direktur PT Astra Graphia Information Technology.

Leave a reply

Iconomics