PIS Tanam 1.000 Fragmen Terumbu Karang di Sabang, Aceh

0
48
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Pertamina International Shipping (PIS) menanam 1.000 fragmen terumbu karang di Ujung Teungku, Iboih, Sabang, Aceh. Program itu menjadi bagian dari strategi berkelanjutan PIS, dalam mendukung ekosistem laut yang sehat.,

Sekretaris Perusahaan PIS Muhammad Baron mengatakan, sebagai salah satu garis terluar di Indonesia, Sabang memiliki posisis strategis dalam melengkapi peta penanaman terumbu karang yang telah dilakukan PIS.

Selain itu, kata Baron, Sabang pun memiliki potensi perekonomian, khususnya dari sektor pariwisata laut, dan perikanan. Untuk itu, kelestarian laut menjadi sesuatu hal yang penting bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan ekosistem laut di Indonesia tetap terjaga, mulai dari wilayah pusat hingga daerah terujung seperti Sabang. Setiap lokasi dipilih berdasarkan urgensi konservasi dan potensi dampaknya terhadap ekosistem lokal,” kata Baron dalam keterangan resminya yang diterima pada Minggu (24/8).

Baron menambahkan, kegiatan penanaman terumbu karang dilakukan melalui beberapa tahapan. Kegiatan itu dimulai dengan sesi edukasi mengenai pentingnya ekosistem terumbu karang yang disampaikan oleh Rubiah Tirta Divers. Edukasi itu ditujukan kepada perwira Pertamina yang berpartisipasi, agar memahami peran penting karang dalam mendukung kehidupan laut.

Baca Juga :   Bank Muamalat Perluas Penetrasi Bisnis di Aceh

Kegiatan itu, kata Baron, pihaknya menargetkan produktivitas ekosistem karbon biru dengan potensi penyerapan karbon 0,4 ton setara emisi karbon setahun (tCO2e). Peran terumbu karang, dapat melindungi ekosistem lamun dan mangrove, yang bisa meningkatkan kapasitas stok karbon biru secara keseluruhan.

Sebagaimana diketahui, Baron menyebutkan, ekosistem biru yang baik ditopang dari 3 elemen vital yakni mangrove, lamun, dan terumbu karang. Ketiganya saling terhubung, dan memiliki peran besar dalam penyerapan karbon, perlindungan garis pantai dari abrasi, dan menjaga keberlangsungan aneka ragam hayati laut. Sejak 2024, Baron mengatakan, terdapat 35.000 mangrove, 3.200 lamun, dan 3.100 fragmen terumbu karang yang telah ditanam.

Aktivitas penanaman karang, Baron menyebutkan, pun melibatkan masyarakat lokal. Rubiah Tirta Divers, akan melakukan pemantauan rutin pada bulan ke-1,3,6, hingga 12. Upaya itu dilakukan untuk memastikan karang tumbuh dengan baik, serta mengevaluasi efektivitas metode transplantasi yang digunakan.

“Keterlibatan masyarakat lokal juga menjadi bagian penting dari program. Dengan ikut serta dalam proses transplantasi maupun pemantauan, masyarakat diharapkan mendapatkan manfaat berupa lingkungan laut yang lebih sehat dan peluang ekonomi dari sektor wisata bahari yang berkelanjutan,” ujarnya.

Leave a reply

Iconomics