SUN Energy Pasang 200 MW PLTS Solar Panel, Bagian dari Visi Transisi Energi

0
103
Reporter: Rommy Yudhistira

SUN Energy telah memasang 200 megawatt (MW) pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap atau solar panel. SUN Energy pun telah membangun lebih dari 300 proyek PLTS atap di 20 provinsi hingga pertengahan tahun 2025.

CEO SUN Energy Emmanuel Jefferson Kuesar mengatakan, salah satu perusahaan yang menjadi mitra SUN Energy dengan total kapasitas 5,33 MW yakni PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak). SUN Energy telah melayani lebih dari 50 sektor industri mulai dari fast moving consumer goods (FMCG) dengan porsi 5,5%, otomotif 2,8%, makanan dan minuman 5,2%, dan pertambangan 6,2%.

Selain LamiPak, kata Emmanuel, beberapa merek perusahaan lainnya yang menjadi klien SUN Energy antara lain, Unilever, Avian, Ajinomoto, dan Astra Group. Sejak awal berdiri, visi SUN Energy sebagai mitra utama industri dalam transisi energi.

“Dengan pencapaian 200 MW kapasitas terpasang, kami resmi mengukuhkan diri sebagai developer PLTS atap nomor 1 di Indonesia,” kata Emmanuel di fasilitas produksi LamiPak, Kawasan Industri Modern Cikande, Banten, Kamis (28/8).

Baca Juga :   DPR Ngebut Bahas RUU Hak Cipta, Musisi Top Ikut Turun Gunung!

Dari total kapasitas 200 MW PLTS, kata Emmanuel, SUN Energy telah menghasilkan lebih dari 295 juta kilowatt hour energi bersih per tahun, dan menekan emisi karbon hingga 228 ribu ton CO2 per tahun, atau setara dengan penanaman lebih dari 3,1 juta pohon.

Kendati demikian, kata Emmanuel, pencapaian itu menjadi titik transformasi yang dilakukan SUN Energy untuk menghadirkan solusi berkelanjutan dalam sektor energi surya, penyimpanan energi, solusi elektrifikasi armada, ekosistem kendaraan listrik, dan pengelolaan air.

“Kami ingin memastikan transisi energi tidak hanya meningkatkan daya saing bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas,” ujar Emmanuel.

Khusus untuk pemasangan PLTS atap di LamiPak, kata Managing Director LamiPak Indonesia Anton Hui, pihaknya telah memulai transformasi energi bersih bersama SUN Energy sejak 2024. Pada fase pertama, LamiPak memasang PLTS atap dengan kapasitas mencapai 2,8 MWp. Selanjutnya, pada fase kedua sebesar 2,4 MWp, sehingga total kapasitas yang sudah terpasang sebesar 5,33 MWp.

Baca Juga :   Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi

Dengan memasang PLTS atap, kata Anton, pihaknya memproyeksikan energi bersih yang dihasilkan sebesar 7,1 gigawatt hour (GWh), dan menekan emisi karbon hingga 5.645 ton CO2, atau setara dengan penanaman 91.130 pohon.

Sebagai produsen aseptic packaging, kata Anton, LamiPak telah melayani pasar nasional, dan internasional. Karena itu, kata Anton, komitmen pada keberlanjutan menjadi bagian penting dari strategi bisnis global yang dijalankan LamiPak.

Anton menambahkan, investasi pada PLTS atap pun sejalan dengan upaya perusahaan untuk menghadirkan solusi yang memiliki daya saing, dan ramah lingkungan. “Bagi LamiPak, investasi PLTS Atap adalah langkah strategis untuk mencapai zero nett carbon roadmap 2050, sekaligus memastikan pertumbuhan bisnis sejalan dengan tanggung jawab lingkungan. Portofolio ini menegaskan bahwa energi bersih dapat berjalan beriringan dengan standar industri internasional,” tutur Anton.

Leave a reply

Iconomics