PP Diganjar Penghargaan BIVP dari MURI, Ini Penjelasannya
PT PP (Persero) Tbk mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori gedung pertama di Indonesia yang menggunakan kaca fotovoltaik building integrated photovoltaic (BIPV), pada pembangunan gedung Bank Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Penghargaan itu diberikan dalam acara PP Awards 2025, yang merupakan rangkaian HUT ke-72 PT PP. Direktur Utama Novel Arsyad mengatakan, penyelenggarakan PP Awards 2025 merupakan bentuk apresiasi perseroan kepada karyawan PT PP atas kontribusinya.
Novel menyebutkan, PP Awards 2025 bukan sekadar ide di atas kertas, tetapi benar-benar berdampak nyata bagi perusahaan, baik melalui inovasi, tata kelola proyek, penerapan teknologi yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan kinerja, dan reputasi PP.
“Kepada para pemenang PP Awards 2025, saya ucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya. Teruslah berkreasi, jangan berhenti berinovasi, dan jadikan prestasi ini sebagai pemicu untuk menghadirkan karya-karya baru yang mampu membawa dampak positif, tidak hanya bagi PTPP, tetapi juga bagi pembangunan bangsa,” kata Novel dalam keterangan resminya pada Kamis (26/8).
Soal penghargaan MURI, Corporate Secretary PP Joko Raharjo mengatakan, pihaknya menerapkan teknologi BIPV di proyek gedung kompleks perkantoran Bank Indonesia di IKN. Joko menyebutkan, teknologi BIPV pada atap gedung tidak hanya memanfaatkan atap kaca sebagai elemen arsitekrual yang memasukan cahaya matahi ke dalam bagunan, tetapi juga terintegrasi sebagai pembangkit listrik tenaga surya.
Selain menghasilkan energi, kata Joko, atap BIPV berfungsi sebagai isolasi termal, sehingga mengurangi beban pendingin ruangan, dan mengurangi emisi karbon. Teknologi BIPV pun dinilai bisa menciptakan harmoni antara fungsi, dan keberlanjutan.
“BIPV adalah inovasi yang menjawab tantangan energi masa depan dan memperkuat posisi PTPP sebagai pionir konstruksi berkelanjutan,” ujar Joko.
Terkait rekor MURI, kata Joko, PP pun memiliki penghargaan rekor lainnya yakni pengerjaan jalan tol dengan pile slab metode case in situ tercepat di jalan Tol Semarang Demak, dan pengerjaan jalan tol dengan titik pre-fabricated vertical drain terbanyak pada proyek jalan Tol Semarang Demak. Serta, pengerjaan lapangan tembak dengan elevasi tertinggi pada proyek Kejaksaan Agung.
“Dengan capaian terbaru ini, PP menegaskan posisinya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang konsisten menghadirkan inovasi, memperkuat daya saing, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan,” ujar Joko.