Kohler Gelar Program Pendidikan dan Air Bersih di Cikarang, Upaya Ciptakan Dampak Sosial Positif
Kohler Co. menggelar program pemberdayaan masyarakat di sekolah binaan Kohler di Cikarang, dan Desa Sukamukti, Jawa Barat. Program itu sebagai bentuk komitmen Kohler untuk menciptakan dampak sosial positif, melalui inisiatif sosial dan lingkungan.
Chief Sustainable Living Officer Kohler Co. Laura Kohler mengatakan, sejak PT Kohler Manufacturing membuka fasilitas manufaktur di Cikarang pada 2022, perusahaan berkontribusi dorong pertumbuhan ekonomi lokal. Juga memperluas dampak ke masyarakat di sekitar pabrik melalui program air bersih, sanitasi, dan edukasi kesehatan.
“Bagi kami, tujuan perusahaan bukan hanya menciptakan produk kelas dunia, tetapi juga untuk menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik bagi generasi mendatang. Kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari angka, tetapi bagaimana kami dapat menghadirkan harapan dan menyentuh masyarakat luas,” kata Laura dalam keterangan resminya pada Jumat (20/9).
Upaya itu, kata Laura, dilakukan melalui program kesadaran lingkungan di sekolah binaan. Beberapa kegiatan yang dilakukan seperti mengecat ulang pagar, dinding sekolah, memperbaiki plafon ruang kelas, dan meningkatkan fasilitas sanitasi dengan merenovasi 2 toilet siswa, serta 6 tempat cuci tangan.
Dengan kegiatan itu, kata Laura, hampir 4.000 siswa/siswi mendapatkan pengalaman belajar yang lebih baik. Selain mendukung sekolah, Kohler pun memperluas kontribusinya di wilayah Desa Sukamukti, sehingga lebih dari 1.400 keluarga yang merasakan manfaat akses air bersih.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Sukamukti Samid menyebutkan, pihaknya mengapresiasi dukungan Kohler itu. Dan masyarakat Desa Sukamukti sudah merasakan beberapa manfaatnya.
“Kami sangat menghargai dukungan dari Kohler yang manfaatnya terasa hingga di luar dinding pabrik. Mulai dari perbaikan fasilitas sanitasi di sekolah hingga akses air bersih bagi keluarga, inisiatif-inisiatif yang dilakukan telah meningkatkan kesehatan dan kenyamanan masyarakat kami. Dampak positifnya akan terus dirasakan selama bertahun-tahun ke depan,” ujar Samid.