ParagonCorp Sediakan Akses Air Bersih di NTT

0
72

ParagonCorp Wardah bekerja sama dengan Komodo Water menyediakan akses air bersih berkelanjutan bagi masyarakat di dua desa di Nusa Tenggara Timur, yaitu Desa Poco Dedeng, Kampung Lempe dan Desa Wae Tulu, Kabupaten Manggarai Barat.

Menurut asesmen yang telah dilakukan oleh Komodo Water, masyarakat Lempe dan Wae Tulu harus menempuh waktu perjalanan 4-6 jam per hari melewati medan berbahaya, tanjakan dan turunan curam, jalur berbatu dan licin, hingga tepian jurang untuk mendapatkan air bersih. Kondisi ini membebani perempuan dan anak-anak, meningkatkan risiko stunting juga mengganggu kegiatan belajar, karena anak-anak harus bergantian pergi ke sumber air, dan membawa air ke sekolah, sehingga jam belajar kerap mundur. Temuan ini menunjukkan betapa mendesaknya penyediaan akses air bersih yang lebih dekat, aman, dan layak bagi masyarakat setempat.

Oleh karena itu, ParagonCorp Wardah bersama Komodo Water membangun sistem penyediaan air berupa bak penampungan, instalasi pompa air yang sumber dayanya berasal dari tenaga surya, dan jaringan pipa yang memanfaatkan gravitasi. Teknologi ini diterapkan untuk memastikan sistem hemat daya, sehingga lebih ramah untuk alam dan mudah dikelola oleh masyarakat. Dengan penempatan beberapa titik fasilitas air di area pemukiman warga, serta fasilitas publik seperti mushola, gereja, fasilitas kesehatan serta sekolah, infrastruktur ini diharapkan dapat mendukung potensi ekonomi dan membuka ruang bagi perempuan di kedua desa untuk terlibat langsung dalam pengelolaan iuran air dan penjagaan infrastruktur yang telah dibangun.

Baca Juga :   Fintech P2P AsetKu Beri Beasiswa Pendidikan di 3 Provinsi

Infrastruktur baru ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lebih dari 180 Kepala Keluarga atau 790 jiwa di Desa Lempe dan lebih dari 120 Kepala Keluarga atau 465 jiwa di Desa Wae Tulu. Selain memenuhi kebutuhan dasar, akses air yang kini lebih dekat juga berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui aktivitas ekonomi.

Peresmian Clean Water Initiative dari ParagonCorp Wardah yang dilaksanakan di Lempe ini, secara langsung dihadiri oleh Retno Marsudi, UN Secretary-General Special Envoy on Water;  dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK, FINSDV, Deputy CEO ParagonCorp, Aloisius Lahi, Perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat; Shana Fatina, Founder and CEO Komodo Water, Y.W Junardy, Presiden Indonesia Global Compact Network (IGCN), Kepala Desa serta perwakilan masyarakat Lempe dan Wae Tulu.

Retno Marsudi menjelaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengatasi krisis air global dan menyambut dengan baik hadirnya langkah konkret dari ParagonCorp Wardah di Lempe dan Wae Tulu, yang juga berkolaborasi dengan mitra Komodo Water.

Ia menekankan bahwa keberadaan akses air bersih di kedua desa ini memiliki makna yang jauh lebih besar melampaui pembangunan infrastruktur, karena akan mendukung masyarakat untuk memiliki kehidupan yang berkualitas serta mewujudkan cita-cita generasi penerus, calon pemimpin bangsa di masa depan.

Baca Juga :   Wardah dan Kaft Membidik Jemaah Haji dan Umrah dengan Menggandeng Garuda Indonesia

“Saya melihat sendiri bagaimana air menjadi isu yang sangat penting, yakni isu global, isu kemanusiaan, dan pada akhirnya, isu hak asasi manusia. Di banyak forum internasional, saya selalu menyampaikan satu hal: tanpa air, tidak ada tujuan pembangunan berkelanjutan yang bisa kita capai. Air adalah akses menuju kesehatan, pendidikan, keamanan, dan pembangunan. Saya telah melihat bagaimana di berbagai negara, krisis air dapat memicu ketegangan dan konflik. Namun di Lempe dan Wae Tulu, saya melihat sesuatu yang berbeda. Di sini, air justru menjadi sumber persatuan. Air menjadi titik temu bagi masyarakat, pemerintah, sektor swasta, dan organisasi lokal untuk bergerak bersama, menciptakan ekosistem perubahan yang nyata,” kata Retno.

Deputy CEO ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK, FINSDV menegaskan ParagonCorp Wardah sebagai perusahaan dan brand yang mengedepankan nilai kebaikan dan kebermanfaatan, pihaknya percaya bahwa akses air bersih adalah langkah awal menuju kehidupan yang lebih layak dan berkualitas.

Ia mengatakan ke depan, ketika kebutuhan dasar ini terpenuhi, pihaknya berharap dapat terus membersamai masyarakat melalui program pengembangan potensi lokal, mulai dari pertanian hingga pendidikan, agar manfaat yang dihadirkan dapat mengalir lebih luas.

Leave a reply

Iconomics