Zainal Abidin Benarkan Gus Alex Tanya Soal US$1 Juta untuk Pansus Haji, Diarahkan ke Rumah Ace Hasan

0
10
Reporter: Wisnu Yusep

Saksi Zainal Abidin yang merupakan Komisaris Independen PT Sucofindo membenarkan adanya pembicaraan mengenai uang US$1 juta yang dikaitkan dengan Pansus Angket Haji DPR 2024 dalam pertemuannya dengan terdakwa Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex di Kafe Gendis Legi, Cibubur. Hal itu terungkap dalam persidangan perkara dugaan korupsi penentuan kuota haji tambahan 2023–2024, ketika Gus Alex bertanya ke Zainal perihal pertemuan dengan Gus Alex di kafe tersebut berlangsung dua kali.

Menurut Zainal, pertemuan pertama terjadi setelah beredar informasi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) di Mekkah. Pertemuan kedua kemudian berlangsung pada pertengahan September 2024 dan dalam pertemuan itulah pembicaraan mengenai Pansus Haji muncul.

“Artinya berarti, saya tidak termasuk menyimpulkan, berarti itu pertemuan pertama ya saudara saksi?” tanya Gus Alex kepada Zainal dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (29/09/2026).

“Ya, itu pertama,” jawab Zainal.

“Berarti saat kita bertemu di Kafe Gendis Legi, konteksnya kita bicara pansus, itu pertemuan kedua?” tanya Gus Alex lagi.

Baca Juga :   Muhadjir Effendy Akui Teken Surat Pengalihan Kuota Haji 2022, Jaksa Kejar Pihak yang Meminta

“Betul,” jawab Zainal.

Gus Alex kemudian menguji ingatan Zainal mengenai pembicaraan spesifik dalam pertemuan tersebut.

“Saudara saksi masih ingat bahwa pada saat pertemuan tersebut ada satu pertanyaan saya kepada saudara saksi: saya harus konfirmasi itu pada siapa lagi terkait dengan uang satu juta US dolar untuk pansus ini?” tanya Gus Alex.

Zainal membenarkan. “Ya,” jawabnya.

Gus Alex kemudian mengonfirmasi apakah Zainal yang menyarankan agar dirinya menemui Ace Hasan Syadzily yang ketika itu menjadi Wakil Pimpinan Komisi VIII DPR.

“Saudara saksi menjawab bahwa hari ini, sore ini datang saja ke rumah Pak Ace. Betul?” tanya lagi Gus Alex.

“Ya, saya suruh Pak Ace,” jawab Zainal.

Keterangan itu memperkuat adanya komunikasi antara Gus Alex dan Zainal mengenai pihak yang perlu ditemui terkait uang US$1 juta yang disebut berkaitan dengan Pansus Haji. Setelah mendapat arahan tersebut, Gus Alex mengaku kemudian mendatangi kediaman Ace Hasan pada sore hari yang sama. Gus Alex kembali meminta konfirmasi kepada Zainal apakah saksi mengetahui kedatangannya ke rumah Ace Hasan.

Baca Juga :   Pasca Jerat Eks Menag dan Stafsus Menag, KPK Periksa Wakil Ketua PWNU DKI

“Apakah saudara saksi ingat atau mengetahui bahwa saya pada hari itu juga sore saya datang ke rumahnya Pak Ace Hasan Sadili di BSD. Saudara saksi tahu?” tanya Gus Alex.

“Ya,” jawab Zainal.

Namun, ketika ditanya mengenai apa yang dibicarakan Gus Alex dengan Ace Hasan dalam pertemuan tersebut, Zainal mengaku tidak mengetahuinya.

“Saudara saksi tahu apa yang diskusi yang saya lakukan dengan Pak Ace Hasan Sadili waktu itu?” tanya Gus Alex.

“Saya tidak tahu,” jawab Zainal.

Dalam persidangan itu, Zainal juga dikonfirmasi mengenai sejumlah nama lain yang disebut dalam rangkaian perkara. Ia mengaku mengenal Acong dan mengetahui bahwa Acong mengenal Nusron Wahid. Zainal juga membenarkan bahwa Acong mengenal Khomsin pada saat itu. Namun, Zainal mengaku tidak mengetahui apakah Acong mengenal Arif Sugiyanto, mantan Bupati Kebumen. Ia sendiri mengaku mengenal Arif.

Sementara mengenai apakah Khomsin mengenal Arif maupun Nusron Wahid, Zainal menyatakan tidak mengetahuinya. Selanjutnya, Gus Alex pun memancing pertanyaan perihal ingatan soal pembayaran parkir di kafe tersebut, di mana Gus Alex membayari parkiran Zainal. Namun disitu Zainal berbalik mempertanyakan bahwa Gus Alex lah yang meminta dirinya agar membayari karcis parkiran pada kafe itu.

Baca Juga :   IDSurvey dan Tiga Anak Usahanya Berangkatkan 1.400 Pemudik di Program Mudik Bersama BUMN

“Bukannya saya yang membayari anda, dan anda makan dari saya yang bayar,” kata Zainal dengan nada tinggi.

Hakim ketua lantas mengingatkan kapasitas saksi dalam hal ini Zainal, apakah mengingat dalam peristiwa itu. Yang kemudian dijawab Zainal dengan permintaan maaf. Pemeriksaan terhadap Zainal kemudian dihentikan sementara karena memasuki waktu salat dan sidang diskors selama 30 menit.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics