Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Minta OJK Jangan Buru-buru Beri Restu Pembentukan Holding BRI, Pegadaian dan PNM
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kamrussamad/iconomics
Sunarso, Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada rapat kerja dengan Komisi VI tersebut mengatakan tujuan pembentukan holding ini adalah membentuk sebuah ekosistem sektor keuangan yang bisa melayani mulai dari segmen usaha ultra mikro, mikro, kecil dan menengah secara tersistem.
“Tujuan dari ekosistem ini adalah untuk memberdayakan usaha ultra mikro, mempercepat laju inklusi keuangan melalui proses pembiayaan berkelanjutan dengan target sasaran adalah 57 juta nasabah ultra mikro dimana berdasarkan riset kami 30 juta diantarnya itu memang sama sekali belum memiliki akses pembiayaan,” ujar Sunarso.
Sunarso menjelaskan model bisnis eksosistem ini adalah pertama-tama fokus pada masyarakat yang memang belum fully commercial yang sering disebut unbankable atau unvisible. Pada tahap ini, PNM akan memberikan pembiayaan dan pemberdayaan melalui social group lending.
“Apabila sudah memenuhi kaidah-kaidah atau kriteria komersial, mereka bisa melanjutkan meningkatkan usahanya dengan mengakses pendanaan dengan dua alternatif,” ujarnya.
Alternatif pertama melalui Pegadaian bila pinjaman mengandalakan jaminan (collateral base). Alternatif kedua adalah ke BRI bila memenuhi kaidah-kaidah pengajuan kredit perbankan seperti analisis cash flow.
Dengan model bisnis ini, terjadi proses yang berkesinambungan, terstruktur dan sistematis segmen ultra mikro untuk naik kelas. “Proses naik kelasnya pun bisa di-tracing dan kemudian data base-nya pun bisa diintegrasikan,” ujar Sunarso.
Halaman Berikutnya