BGN Bidik 11 Juta Santri sebagai Penerima Manfaat MBG
Kantor Pusat BGN/Dok. Iconomics
Badan Gizi Nasional (BGN) membidik penerimaan program makan bergizi gratis (MBG) untuk 11 juta santri. Sebab, BGN menilai penerima MBG di kalangan santri masih sangat kecil.
Wakil Ketua BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan, pihaknya meminta Kementerian Agama untuk mengkoordinir pesantren-pesantren di berbagai pelosok Tanah Air agar segera menjadi penerima manfaat MBG.
“Dari sekitar 11 juta orang santri dan 1 juta orang pengajar pesantren baru 2% saja yang sudah menjadi penerima manfaat MBG,” kata Nanik dalam keterangan resminya pada Kamis (21/11).
Selain jumlah penerima yang masih sedikit, kata Nanik, dalam RDP Komisi IX DPR pekan lalu, ada masukan soal pesantren yang belum mengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Banyak pesantren-pesantren besar dengan santri di atas 4.000 ternyata belum punya SPPG,” tambah Nanik.
Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, kata Nanik, BGN memastikan pesantren menjadi salah satu sasaran utama program MBG. “Pak Prabowo sangat perhatian kepada pesantren, jadi jangan sampai pesantren-pesantren malah tidak jadi penerima manfaat MBG,” ujarnya.
Untuk itu, kata Nanik, BGN meminta Kementerian Agama untuk mendata pesantren-pesantren, termasuk yang ada di wilayah terpencil. Sebab, pesantren di wilayah terpencil, pemerintah telah memerintahkan Bank Himbara untuk membantu pembangunan dapur MBG.
“Kalau untuk daerah terpencil, 100-200 penerima manfaat pun akan dilayani,” kata Nanik.
Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.
Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics
Rayakan 23 Tahun, QM Financial Gelar Go Beyond Finance Festival
November 2, 2026Danantara Gandeng 4 Lembaga Ini untuk Perkuat Sinergi Nasional
November 2, 2026
Leave a reply Cancel reply
Most Popular
-
KPK Beberkan Dugaan Korupsi Cukai PT Djarum Berlangsung Sejak 2010
November 3, 2026Ketika Kekuasaan Mengawasi Kekuasaan: Ujian Supremasi Hukum dan Demokrasi di Era PrabowoÂ
November 4, 2026Investasi Emas Makin Fleksibel, Bank Mandiri Integrasikan Beragam Layanan Emas melalui Livin’ by Mandiri di ...
November 3, 2026PEV Squad, SNOI dan Komunitas PEV Berkolaborasi Membumikan Mobilitas dengan Kendaraan Listrik
November 3, 2026Infographic
-
Kebutuhan Emas Batangan dan Koin Melesat
August 21, 2026 -
Sebaran Industri Perhiasan di Indonesia
August 20, 2026 -
Anggaran Komunikasi: Anggaran Evaluasi Masih Kecil
July 8, 2026 -
Alasan Klien Tunjuk Konsultan PR
July 2, 2026