BRI Danareksa Sekuritas Resmikan Galeri Investasi BEI di BINUS Semarang

0
90

Sebagai upaya memperkuat literasi pasar modal di kalangan generasi muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha, BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan Galeri Investasi BEI di Bina Nusantara University (BINUS) Semarang, akhir bulan lalu.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS), indeks literasi pasar modal tercatat sebesar 17,78 persen. Angka tersebut masih tertinggal dibandingkan indeks literasi keuangan nasional yang telah melampaui 65 persen. Kondisi ini menunjukkan masih besarnya ruang untuk mendorong peningkatan pemahaman masyarakat terhadap investasi di pasar modal.

Di sisi lain, jumlah investor pasar modal Indonesia terus tumbuh signifikan. Hingga akhir 2025, jumlah investor pasar modal telah melampaui 20 juta Single Investor Identification (SID), dengan mayoritas berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun yang didominasi Generasi Z dan mulai diikuti Generasi Alpha. Tren ini mencerminkan tingginya minat generasi muda terhadap investasi, sekaligus menegaskan pentingnya penguatan literasi dan pemahaman risiko.

Baca Juga :   BRI Danareksa Sekuritas Targetkan AUM Naik 50% di 2024

Generasi Z dan Alpha dikenal adaptif terhadap teknologi serta cepat dalam mengakses informasi. Namun, mereka juga kerap dihadapkan pada tantangan perilaku investasi jangka pendek dan kecenderungan mengikuti tren. Oleh karena itu, literasi yang kuat menjadi kunci agar minat investasi tersebut dapat diarahkan pada praktik yang sehat, terukur, dan berorientasi jangka panjang.

Sebagai bagian dari rangkaian peresmian Galeri Investasi BEI di BINUS Semarang, BRIDS dan BEI turut menyelenggarakan seminar edukasi bertema “Smart Investor for Digital Generation” yang diikuti oleh mahasiswa. Seminar ini membahas pentingnya membangun mindset investasi sejak dini, pemanfaatan teknologi dalam berinvestasi, serta pemahaman manajemen risiko agar generasi muda mampu menjadi investor yang cerdas dan bertanggung jawab di era digital.

Galeri Investasi BEI sendiri menjadi sarana strategis edukasi pasar modal berbasis praktik. Hingga saat ini, BEI telah mengembangkan hampir 1.000 Galeri Investasi BEI di berbagai perguruan tinggi dan institusi pendidikan di Indonesia. Galeri ini tidak hanya menyediakan informasi pasar modal, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran langsung mengenai instrumen investasi, manajemen risiko, serta orientasi investasi jangka panjang.

Baca Juga :   Lokataru: Dampak Kasus Jiwasraya Bikin Jumlah Transaksi di Pasar Modal Menyusut

Plt Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas, Fifi Virgantria, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam membentuk masa depan pasar modal nasional.

“Generasi Z dan Alpha memiliki potensi besar sebagai agen transformasi dari budaya menabung ke budaya investasi. Melalui Galeri Investasi BEI di BINUS Semarang, kami ingin memastikan minat tinggi generasi muda terhadap investasi dibarengi dengan literasi yang kuat, pemahaman risiko yang memadai, serta kesadaran untuk berinvestasi secara bertanggung jawab dan berkelanjutan,” ujar Fifi.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, BRIDS menargetkan terbentuknya 5.000 akun investor baru hingga akhir 2026 melalui penguatan peran Galeri Investasi BEI kelolaan BRIDS sebagai pusat informasi dan edukasi pasar modal bagi mahasiswa. Target ini tidak hanya berfokus pada pertumbuhan jumlah investor, tetapi juga pada peningkatan kualitas investor muda yang memiliki perspektif jangka panjang, pemahaman yang baik terhadap pasar modal, serta kemampuan mengambil keputusan investasi secara bertanggung jawab.

Sejalan dengan upaya tersebut, Kepala OJK Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menegaskan pentingnya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan perguruan tinggi dalam membentuk perilaku keuangan generasi muda. “Literasi keuangan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda mampu berinvestasi secara cerdas, aman, dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi kunci dalam membangun fondasi tersebut,” ujar Hidayat.

Baca Juga :   The Fed Turunkan Suku Bunga, Ekonom: Momentum Positif untuk Pasar Modal Indonesia

Ke depan, sinergi antara BRIDS, BEI, dan institusi pendidikan diharapkan dapat terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa dan wilayah. Upaya ini menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pasar modal yang inklusif dan berkelanjutan, dengan generasi muda sebagai motor penggeraknya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics