CUAN akan Jadi Pemegang Saham Pengendali SINI
Seremoni pencatatan perdana saham tiga emiten, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk, PT Saptausaha Gemilangindah Tbk dan PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk (TRON), Rabu (8/3). Ketiga perusahaan ini masing-masing menjadi perushaan tercatat ke-24, ke-25 dan ke-26 di lantai Bursa pada tahun 2023 ini.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melakukan proses negosiasi dalam rencana pengambilalihan PT Singaraja Putra Tbk (SINI). Dengan diselesaikannya rencana pengambilalihan, maka Petrindo dan/atau afiliasinya (termasuk melalui PT Petrosea Tbk) akan memiliki sekurang-kurangnya 51% dari seluruh saham yang telah dan/atau akan dikeluarkan oleh SINI, dan sekaligus menjadi pemegang saham pengendali SINI.
Setelah menjadi pemegang saham pengendali SINI, Petrindo secara konsolidasi akan memiliki sejumlah konsesi tambang batubara dengan total nilai reserve sebesar 378 juta ton thermal dan metallurgical coal.
“Rencana pengambilalihan ini bertujuan untuk memperkuat aset grup Petrindo, memperluas jaringan usaha, serta menjadi bagian dari strategi pengembangan usaha jangka panjang dalam membangun perusahaan pertambangan dan jasa pertambangan yang terintegrasi,” kata Direktur Utama Petrindo, Michael dalam keterangannya.
Petrindo juga menyampaikan melalui entitas anaknya, PT Kreasi Jasa Persada beserta afiliasinya, secara tidak langsung telah memiliki 19,99% dari modal ditempatkan dan disetor SINI per 29 Desember 2025 ini.
Perseroan tengah melakukan pembahasan dengan pemegang saham pengendali SINI pada saat ini, terkait rencana pengambilalihan, termasuk mekanisme transaksi, perkiraan jumlah saham, harga dan target waktu penyelesaian.
Rencana pengambilalihan tersebut akan sepenuhnya tunduk pada hasil negosiasi yang sedang berlangsung, termasuk namun tidak terbatas pada penandatanganan perjanjian definitif, pemenuhan seluruh persyaratan, serta perolehan persetujuan yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selanjutnya, Petrindo sebagai calon pengendali baru pada SINI akan menunjuk sebuah perusahaan terkendali Petrindo untuk melaksanakan penawaran tender wajib setelah rencana pengambilalihan selesai dilaksanakan, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan di bidang pasar modal.