Danantara: Kemenkeu Akan Ambil Alih KCIC

0
60
Reporter: Rommy Yudhistira

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyebut Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengambil alih PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC). Danantara sedang berkomunikasi secara intensif soal utang proyek kereta cepat Whoosh itu dengan Kemenkeu.

Data menunjukkan, kata Chief Operating Officer Dony Oskaria, biaya proyek kereta cepat itu membengkak dari rencana awal Rp 116 triliun menjadi Rp 120,6 triliun. Dari jumlah itu, 75% pembangunan proyek kereta cepat itu didanai dari pinjaman Tiongkok.

“Mungkin minggu depan, atau 2 minggu lagi saya dengan Pak Menkeu (Purbaya Yudhi Sadewa) akan menyampaikan penyelesaiannya,” kata Dony di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/4).

Progres pengambilalihan KCIC, kata Dony, tidak akan mengganggu operasional Whoosh.

“Yang paling penting adalah layanan kepada publik tidak terganggu, dan justru semakin baik dengan adanya kejelasan mengenai struktur pendanaan daripada kereta api cepat kita,” ujar Dony.

Selain itu, ujar Dony, pihaknya pun sudah melaporkan progres restrukturisasi BUMN kepada Presiden Prabowo Subianto. Sebagai Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN, Dony memastikan seluruh proses penyehatan BUMN dilakukan secara hati-hati, dan penuh pertimbangan.

Baca Juga :   Komisi VI Belum Setujui PMN untuk Proyek Kereta Cepat, Begini Penjelasannya

“Mudah-mudahan semakin cepat proses transformasi BUMN, dan semakin terasa manfaatnya untuk masyarakat Indonesia,” ujar Dony.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics