Diretas Jadi Situs Judol, Kemenkes Pastikan Tidak Lagi Kelola PeduliLindungi
Aplikasi PeduliLindungi/Dok. Iconomics
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan tidak lagi mengelola situs PeduliLindungi sejak Maret 2023 yang diduga diretas baru-baru ini. Kendati demikian, Kemenkes tetap bertanggung jawab dan melaporkan dugaan peretasan itu kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk menindak tegas peretasnya.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan, PeduliLindungi telah beralih menjadi SatuSehat dan ekosistemnya dikelola langsung Kemenkes.
“Jadi ada website-nya satusehat.kemnkes.go.id. Ada juga aplikasinya SatuSehat Mobile. Itu satu ekosistemnya,” kata Aji saat dihubungi The Iconomics pada Rabu (21/5).
Untuk SatuSehat, kata Aji, sudah bersertifikat keamanan ISO 27001 dan menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memastikan aspek perlindungan data pribadi
“Untuk aspek keamanan aman. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, data-datanya kita pastikan aman,” ujar Aji.
Dalam kesempatan itu, kata Aji, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati apabila ada pihak-pihak yang memanfaatkan situs PeduliLindungi untuk meminta data kepada masyarakat.
“Itu hiraukan saja. Karena itu (PeduliLindungi) sudah tidak aktif lagi dan sudah dikelola orang lain,” tambahnya.
Masih kata Aji, pihaknya tidak menerima laporan terkait kebocoran data baik melalui PeduliLindungi, atau SatuSehat. “Hingga saat ini tidak ada laporan data bocor yang berasal dari SatuSehat ataupun dari PeduliLindungi yang diretas,” katanya.
Sebelumnya, beredar luas kabar di media sosial yang menyebutkan bahwa situs PeduliLindungi diduga diretas dan beralih fungsi menjadi situs judi online.