Harga Emas Lagi Surut, Simak Analisisnya

0
37

Apakah emas kehilangan daya tariknya sebagai aset safe haven? Terutama ketika hubungan dagang dua ekonomi terbesar dunia, Amerika Serikat dan China mulai mencair kondisi tersebut membuat permintaan terhadap aset berisiko seperti saham dan obligasi meningkat, sehingga tekanan jual pada emas.

Harga emas (XAU/USD) kembali terseret turun pada perdagangan Selasa (28/10/2025), menandai pelemahan signifikan setelah sempat bertahan di atas level psikologis US$4.000. Emas ini anjlok hingga US$3.971 terendah sejak pertengahan Oktober.

Dari sisi teknikal, Andy Nugraha dari Dupoin Futures Indonesia menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick dan pergerakan Moving Average saat ini masih mengindikasikan tren bearish yang dominan pada XAU/USD. Dengan momentum yang cenderung negatif, potensi pelemahan lanjutan terbuka menuju area US$3.950, yang menjadi level support kuat untuk jangka pendek. Namun jika harga gagal menembus level tersebut, potensi rebound menuju US$4.059 bisa terjadi sebagai bentuk koreksi teknikal.

Dupoin juga melihat pelaku pasar global menanti rapat kebijakan The Federal Reserve (The Fed) pada hari Rabu mendatang. Ekspektasi terhadap penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin kini mencapai hampir 97%, menurut data dari CME FedWatch Tool.

Baca Juga :   Harga Emas Batangan Turun Semakin Dalam

“Jika The Fed memutuskan memangkas suku bunga, hal itu dapat menjadi penahan sementara bagi penurunan harga emas,” kata Andy dalam keterangannya.

Di sisi lain, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan bahwa kedua negara telah menyepakati kerangka kerja baru untuk meredakan ketegangan perdagangan, termasuk pembatalan rencana tarif 100% terhadap produk Tiongkok yang semula akan berlaku mulai 1 November. Pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di sela-sela KTT Asia di Korea Selatan pada Kamis nanti juga diharapkan memperkuat arah kesepakatan dagang yang lebih stabil.

“Pasar kini mulai menilai bahwa risiko perang dagang semakin berkurang, sehingga investor cenderung meninggalkan aset pelindung seperti emas,” kata Andy.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics