Penjualan Mobil Nasional Oktober 2025 Tembus 74 Ribu Unit, BYD Melonjak Tajam
Ilustrasi calon pembeli yang sedang menjajal mobil/Dok. Lifepal
Pasar mobil domestik menunjukkan pemulihan signifikan pada Oktober 2025. Berdasarkan data Gaikindo, total penjualan mobil secara nasional mencapai 74.020 unit, naik sekitar 19% dibanding bulan sebelumnya (September 2025: 62.077 unit).
Meski demikian, secara tahunan (year on year), penjualan mobil pada Oktober 2025 masih turun 4,37% dibandingkan 77.404 pada Oktober tahun lalu.
Grup Astra — yang membawahi merek Toyota, Daihatsu, Isuzu, dan UD Trucks — mencatat penjualan 34.888 unit pada Oktober, naik 4,03% dari 33.535 unit pada September. Pangsa pasar Astra turun menjadi 47%, menandai salah satu level terendah sepanjang 2025.
“Seiring dengan stabilitas ekonomi yang terjaga dan aktivitas pasar yang mulai menunjukkan peningkatan menjelang akhir tahun, kami berharap kondisi ini dapat mendukung perkembangan industri otomotif ke depan. Konsistensi kami dalam menghadirkan teknologi yang relevan serta layanan purna jual yang unggul menjadi kunci untuk terus menjaga posisi Astra sekaligus mendorong pertumbuhan pasar yang berkelanjutan,” ujar Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo di Jakarta, Selasa (11/11).
Sementara itu, penjualan kelompok non-Astra menunjukkan peningkatan signifikan. Total penjualan gabungan merek-merek di luar Astra naik 37,1% menjadi 39.132 unit, didorong oleh lonjakan beberapa pemain baru dan kendaraan listrik.
Penjualan mobil brand non-Astra:
| Merek Non-Astra | Sep 2025 | Okt 2025 | Kenaikan (unit) | Kenaikan (%) |
| Mitsubishi | 8.448 | 9.944 | +1.496 | +17,7% |
| Honda | 4.332 | 3.647 | -685 | -15,8% |
| Suzuki | 5.152 | 5.550 | +398 | +7,7% |
| Hyundai | 1.412 | 1.354 | -58 | -4,1% |
| Wuling | 1.339 | 1.415 | +76 | +5,7% |
| Chery | 2.105 | 1.560 | -545 | -25,9% |
| BYD + Denza | 1.315 | 10.785 | +9.470 | +720,3% |
| Lainnya | 4.439 | 4.877 | +438 | +9,9% |
Sumber: Gaikindo
Kenaikan terbesar pada kelompok non-Astra terjadi pada BYD + Denza, dengan lonjakan +9.470 unit (sekitar +720%) antara September dan Oktober 2025. Ini merupakan lonjakan penjualan kendaraan listrik (EV) paling signifikan di pasar Indonesia selama 2025, menandakan percepatan adopsi mobil listrik di segmen ritel.
Secara kumulatif, total penjualan mobil Januari–Oktober 2025 mencapai 635.846 unit, menurun sekitar 11,7% dibanding periode yang sama tahun 2024. Astra Group masih memimpin dengan pangsa pasar 52%, tetapi turun dari rata-rata 56% pada 2024.