Penumpang Meningkat, Pendapatan Garuda Indonesia Naik 60% pada Kuartal III-2022
Ilustrasi Garuda Indonesia/Foto: Garuda Indonesia
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk perlahan-lahan memperbaiki kinerja keuangannya, seiring dengan upaya tranformasi yang dilakukan dan didukung oleh kondisi industri penerbangan yang sudah membaik pasca pandemi Covid-19.
Hingga kuartal ketiga 2022, BUMN penerbangan ini membukukan pendapatan sebesar US$1,5 miliar, niak 60,35% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$939,02 juta.
Pertumbuhan pendapatan usaha tersebut dikontribusikan oleh pendapatan penerbangan berjadwal sebesar 57,87%, pendapatan penerbangan tidak berjadwal yang tumbuh signifikan sebesar 171,88%, serta pendapatan lainnya sebesar 27,13%.
“Peningkatan pendapatan yang signifikan tersebut menjadi sinyal positif tersendiri bagi proyeksi kinerja usaha Garuda ke depannya yang kami yakini dapat semakin sustain khususnya dengan ditunjang cost structure kinerja operasi yang semakin lean dan adaptif dalam menghadapi tantangan kinerja usaha ke depannya,”ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, Jumat (4/11).
Irfan menyampaikan jumlah penumpang Garuda Indonesia Grup pada kuartal ketiga 2022 mengalami peningkatan sebesar 61,11% menjadi 10.498.823 penumpang dibandingkan pergerakan penumpang hingga kuartal kedua di tahun yang sama yaitu 6.516.555 penumpang. Kinerja operasional turut diperkuat dengan capaian angkutan kargo yang tercatat sebesar 144 ribu ton sampai dengan kuartal ketiga 2022.
“Kondisi fundamen kinerja operasional yang semakin solid serta didukung oleh iklim market transportasi udara yang kian tumbuh signifikan menjadi momentum tersendiri bagi Garuda untuk terus mengintensifkan percepatan misi transformasi dengan ditunjang oleh berbagai kebijakan strategis penyehatan kinerja keuangan yang berkesinambungan,” jelas Irfan.
Meski masih mini, pada kuartal ketiga Garuda Indonesia juga sudah membukukan laba bersih sebesar US$3,7 juta, dari sebelumnya pada periode yang sama tahun lalu masih rugi sebesar US$1,66 juta.