Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,4% di Kuartal IV/2026, Pemerintah Akan Beri Stimulus Rp 31 T
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4% pada Kuartal IV/2026. Target tersebut akan dicapai dengan sejumlah kebijakan, salah satunya dengan memberikan stimulus sebesar Rp 31 triliun.
Menteri Koordinasi Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, target pertumbuhan ekonomi Kuartal IV/2026, telah mempertimbangkan situasi global yang mempengaruhi harga di sektor energi.
Meski menghadapi dinamika geopolitik global, kata Airlangga, pemerintah cenderung mampu mengatasi hal itu dengan APBN yang diarahkan sebagai peredam guncangan.
“Relatif harga pembelian kita di sektor energi itu di bawah US$ 100, atau sektiar US$ 93. Jadi, hingga akhir tahun relatif gejolak energi itu terserap oleh APBN,” ujar Airlangga dalam keterangan resminya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (5/11).
Selain itu, kata Airlangga, pemerintah akan mengarahkan belanja pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Adapun program prioritas yang menjalankan mandat tersebut yakni program makan bergizi gratis (MBG), dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Tidak hanya itu, lanjut Airlangga, pihaknya juga akan mendorong investasi yang masuk baik dari dalam negeri, dan luar negeri. Selanjutnya, pemerintah juga membidik sektor ekspor yang diharapkan hingga akhir tahun kinerjanya dapat semakin positif.
Melalui pembenahan regulasi yang tengah dirancang pemerintah, kata Airlangga, pihaknya optimistis target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai sesuai rencana.
“Arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) adalah mempermudah ekspor, dan kita sedang mempersiapkan kebijakan kemudahan ekspor,” ujar Airlangga.