Waskita Karya Targetkan Bandara Internasional Minangkabau Rampung di Kuartal I/2027
PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengerjakan 78,83% proyek pembangunan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Sumatra Barat. Waskita menargetkan proyek senilai Rp 553,28 miliar itu rampung di Kuartal I/2027.
Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan, pihaknya sedang mengerjakan perluasan terminal, bangunan cooling tower, dan power house. Kemudian, revitalisasi ruang tunggu, dan toilet.
Dari sisi desain, kata Paulus, Waskita menghadirkan sentuhan budaya pada desain gedung, dan menonjolkan identitas lokal dalam ruang bandara. Ada pula area hijau di dalam terminal, dengan lanskap pepohonan di beberapa titik strategis.
“Bandara ini tidak hanya berfungsi sebagai pendukung integrasi transportasi, tapi juga menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah karena memudahkan arus investasi, perdagangan, serta logistik,” kata Paulus dalam keterangan resminya pada Rabu (4/11).
Bandara tersebut, kata Paulus, akan membuka gerbang pariwisata di Sumatra Barat. Misalnya untuk pelancong yang ingin berkunjung ke destinasi Jam Gadang, Lembah Anai, atau Kepulauan Mentawai.
Akses yang luas, kata Paulus, juga membuka peluang bagi kemajuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dan peluang kerja. Karena itu, Waskita Karya siap terus mendukung kemajuan bangsa melalui pengerjaan berbagai proyek di Tanah Air.
“Kami percaya, semakin banyak infrastruktur terbangun maka pemerataan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin cepat terwujud,” tutur Paulus.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN Dony Oskaria dan Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade meninju lokasi bandara yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman. Dalam kunjungannya, Dony memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bekerja keras membangun fasilitas tersebut.
“Terima kasih seluruh tim yang sudah bekerja dengan baik. Semoga hasil kerja yang kita berikan dapat dirasakan dan dinikmati oleh seluruh masyarakat,” ujar Dony.