Tidak Boleh Dilewatkan Bagi Pemilik Usaha, Simak Tren Konsumen Saat Bulan Ramadan dari Grab
Grab menyoroti tren konsumen untuk membantu pemilik usaha/brand mengoptimalkan strategi pemasaran mereka selama bulan suci. Director of Grab For Business, Grab Indonesia, Roy Nugroho menyampaikan pihaknya melihat adanya tren unik dalam perilaku konsumen menjelang Ramadan yang membuka peluang besar bagi pemilik bisnis/brand untuk menyasar audiens mereka.
“Dengan memahami preferensi konsumen dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk meluncurkan kampanye, pelaku bisnis tidak hanya bisa meningkatkan visibilitas, tetapi juga membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan dalam jangka panjang,” kata Roy dalam keterangan resminya.
Dalam laporan Tren Ramadan yang dirilis Grab, 8 dari 10 konsumen Indonesia berencana untuk belanja lebih banyak selama Ramadan 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, dengan rata-rata anggaran sebesar Rp3,4 juta yang dialokasikan untuk kebutuhan makanan dan minuman, fashion, serta produk kecantikan.
Tren ini membuka peluang besar bagi bisnis/brand untuk memberikan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan dan minat pelanggan selama Ramadan, serta mendorong angka penjualan.
Grab menyampaikan bahwa 53% masyarakat Indonesia memulai persiapan menyambut Ramadan sejak tiga minggu sebelum datangnya bulan suci Ramadan. Hal ini memberikan peluang bagi pemilik usaha/brand untuk membangun visibilitas mereka lebih awal. Tren ini juga terlihat dari peningkatan pesanan GrabMart hingga 11% pada minggu pertama Ramadan yang menunjukkan bahwa pelaku bisnis/brand dapat meluncurkan promosi atau kampanye lebih awal untuk mendorong penjualan.
Selama Ramadan, 39% masyarakat Indonesia lebih mempertimbangkan faktor kesehatan dalam memilih makanan, sementara 36% bersedia membayar lebih mahal untuk produk dan layanan yang ramah lingkungan. Hal ini mencerminkan meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan berkelanjutan. Brand yang menawarkan paket hampers/parsel berisi produk gaya hidup sehat dan berkelanjutan dalam kemasan ramah lingkungan tidak hanya berpeluang menarik lebih banyak konsumen, tapi juga mendorong loyalitas mereka terhadap brand.