Usai Temui Jaksa Agung, Dirut Pertamina Ungkapkan Uji Rutin Sampel yang Dilakukan di 75 SPBU

0
36
Reporter: Wisnu Yusep

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri mengklaim bahwa pihaknya termasuk PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan uji rutin setiap tahun yang bekerja sama dengan Lemigas.

Menurut Simon, Pertamina telah melakukan uji sampel di 75 SPBU bersama Lemigas. Dari hasil pengujian itu telah diketahui bahwa kualitas produk BBM sudah sesuai standar spesifikasi teknis yang diatur oleh Ditjen Migas Kementerian ESDM.

Selain bersama Lemigas, Pertamina juga bekerja sama dengan lembaga survei independen dalam menguji kualitas BBM. Hasilnya juga menunjukkan bahwa BBM sudah sesuai spesifikasi.

“Uji ini akan kami lakukan terus menerus di seluruh wilayah Indonesia dan tentunya kami juga menyampaikan ke masyarakat bahwa uji ini akan terbuka dan transparan, masyarakat juga dapat ikut serta untuk mengawasi,” ucapnya di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Kamis (06/03/2025).

Diketahui, Kejagung telah menetapkan sembilan orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina, Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada tahun 2018-2023.

Baca Juga :   OIKN Gandeng Pos Indonesia Sediakan Layanan Logistik ke IKN

Para tersangka itu terdiri dari Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Sani Dinar Saifuddin (SDS) selaku Direktur Feedstock dan Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional, Yoki Firnandi (YF) selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, Agus Purwono (AP) selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.

Kemudian, Maya Kusmaya (MK) selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga, dan Edward Corne (EC) selaku VP Trading Operations PT Pertamina Patra Niaga.

Tersangka lainnya, yakni Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR) selaku beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Dimas Werhaspati (DW) selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim, dan Gading Ramadhan Joedo (GRJ) selaku Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak.

Leave a reply

Iconomics