AHI Lewat AZKO Berbagi Cahaya Targetkan Donasi Lampu LED hingga 2030

0
39
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk atau AHI (ACES) mendonasikan lampu diode pemancar cahaya (LED) hemat energi melalui program AZKO Berbagi Cahaya. Kegiatan itu sebagai bentuk komitmen AHI terhadap keberlanjutan, dengan mendorong efisiensi energi, pengurangan emisi, serta memperluas akses masyarakat terhadap pencahayaan ramah lingkungan.

Direktur AHI Teresa Wibowo menuturkan, program yang telah berjalan sejak 2017 itu semakin diperkuat dengan komitmen jangka panjang perusahaan untuk mendistribusikan lampu LED hemat energi hingga 2030. Adapun target distribusi yang dicapai yakni 30 ribu rumah, 300 sekolah, dan 300 fasilitas publik pada 80 kota di Indonesia.

Melalui program itu, kata Teresa, AZKO berupaya mendukung mitigasi perubahan iklim. Juga mendorong gaya hidup hemat energi yang lebih bertanggung jawab, menghasilkan dampak lingkungan positif untuk masa depan Indonesia.

Sejauh ini, kata Teresa, AZKO Berbagi Cahaya telah menjangkau 30 kota, dan 50 fasilitas publik seperti sekolah, rumah ibadah, pusat kebudayaan, dan museum. Tercatat sebanyak 10 ribu lebih lampu LED hemat energi telah didistribusikan ke wilayah tersebut.

Baca Juga :   Capaian Rasio Pajak Masih Jadi Tantangan, Kadin Usul 4 Masukan ke Pemerintah, Apa Saja?

“AZKO Berbagi Cahaya bukan hanya tentang menyalurkan lampu LED hemat energi, tetapi bagaimana kami berharap satu titik cahaya dapat membantu keluarga hidup lebih nyaman, menghemat biaya listrik, dan turut menjaga dampak lingkungan. Inisiatif ini sejalan dengan aspirasi AZKO untuk membuka pintu kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Teresa dalam keterangan resminya pada Selasa (2/12).

Inisiatif itu, kata Teresa, juga membuka jalan bagi perusahaan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah. Arahnya untuk mendukung target Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang ingin mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya pada program energi bersih dan terjangkau.

Kemudian, kata Teresa, aktivitas itu diharapkan bisa menghemat konsumsi energi listrik sebesar 73,8 juta kWh, dan menghasilkan potensi penghindaran emisi sekitar 64 ribu ton lebih CO₂, secara total selama masa pakai lampu.

“Target program hingga 2030 juga kami selaraskan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan yang menetapkan batas waktu global untuk mencapai berbagai tujuan pembangunan berkelanjutan, termasuk efisiensi energi, aksi iklim, dan pembangunan yang lebih inklusif,” tambah Teresa.

Baca Juga :   PP Bersama 7 BUMN Ini Laksanakan Program Konservasi di Banyuwangi, Jatim

Untuk mendorong masyarakat agar hemat energi, ujar Teresa, AZKO menghadirkan diskon 10% untuk pembelian seluruh produk lampu Krisbow mulai 2-7 Desember 2025.

“Cahaya kecil dapat membawa perubahan besar. Mari mulai gaya hidup hemat energi dari rumah kita, dan bersama wujudkan hidup yang lebih baik dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics