Binus Bekasi Tawarkan Solusi Biaya Pendidikan Lewat Beasiswa Emas
Binus Bekasi menawarkan solusi pendidikan melalui program Beasiswa Emas. Program itu dihadirkan untuk menjawab kekhawatiran orang tua terhadap biaya pendidikan.
Direktur Kampus Binus Bekasi Gatot Soepriyanto mengatakan, banyak orang tua yang merasa khawatir terhadap biaya pendidikan. Ditambah adanya perubahan dunia kerja yang cepat, dan ketidakpastian karier di masa depan.
Kendati demikian, kata Gatot, Binus Bekasi berupaya memberikan kemudahan kepada orang tua melalui Beasiswa Emas. Beasiswa Emas merupakan program unggulan Binus yang memberikan dukungan finansial kepada mahasiswa berprestasi.
Selain meringankan biaya kuliah, kata Gatot, Binus pun berupaya memberikan nilai investasi lebih bagi orang tua. Kemudian, emas yang diberikan kepada penerima beasiswa tidak hanya berfungsi sebagai penghargaan, tetapi juga sebagai simbol investasi di masa depan.
Sejalan dengan program enrichment yang memberi mahasiswa kesempatan untuk mendapatkan pengalaman kerja sebelum lulus, ujar Gatot, Binus Bekasi juga membantu mahasiswa mengurangi jarak antara pendidikan dan dunia kerja.
Dengan mengintegrasikan pengalaman industri ke pembelajaran, lanjut Gatot, mahasiswa dapat memulai kariernya lebih awal, dan memberikan timbal balik nyata kepada orang tua sebelum lulus.
“Beasiswa Emas memberikan lebih dari sekadar bantuan biaya pendidikan. Bagi orang tua, ini menjadi investasi jangka panjang untuk anak mereka, sedangkan bagi kami, ini adalah bentuk komitmen terhadap masa depan yang lebih baik,” kata Gatot di Binus Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4).
Sementara itu, Faculty Member Binus University Istiani menambahkan, keputusan dalam memilih pendidikan anak tidak hanya soal biaya. Juga tentang orang tua dapat menjamin masa depan anak.
Untuk itu, kata Istiani, Binus Bekasi menyediakan solusi finansial yang memberikan rasa aman, relevan, dan memastikan anak mendapatkan pendidikan, serta siap untuk dunia kerja.
“Orang tua tidak hanya memikirkan pendidikan sebagai biaya, tetapi sebagai investasi untuk anak-anak mereka. Ketika orang tua merasa bahwa investasi ini sudah memberikan nilai dan keuntungan, rasa cemas tentang biaya pendidikan dapat berkurang,” ujar Istiani.
Program Beasiswa Emas pun manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh orang tua. Saat sesi berbagi pengalaman, salah satu orang tua mahasiswa mengatakan bahwa program tersebut membantu mengurangi kekhawatiran terhadap tingginya biaya pendidikan.
“Saya merasa lebih yakin bahwa ini adalah keputusan yang tepat. Tidak hanya finansial, tetapi ini juga investasi masa depan anak kami,” kata orang tua mahasiswa.