Central Park Ubah Nama Neo Soho Mall untuk Perkuat sebagai Pusat Belanja, Kuliner, dan Hiburan Terintegrasi
Memasuki usia ke-16 tahun, Central Park berencana melakukan transformasi perubahan nama Neo Soho Mall menjadi Central Park 2. Langkah itu dilakukan untuk memperkuat kawasan Central Park sebagai pusat belanja, kuliner, dan hiburan yang terintegrasi.
GM Marcomm & Relations Central Park dan Neo Soho Mall Silviyanti Dwi Aryati mengatakan, perubahan nama itu menjadi bagian dari inisiatif jangka panjang dalam memperkuat integrasi antara 2 destinasi retail, dan gaya hidup. Meski sudah mengumumkan nama baru, pembaruan fisik akan dilakukan secara bertahap mulai 22 November 2025.
“Central Park 2 menandai babak baru dalam perjalanan kami. Destinasi ini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang hidup dinamis yang berpadu harmonis dengan gaya hidup modern masyarakat urban,” kata Silviyanti dalam keterangan resminya di Central Park, Jakarta, Jumat (13/9).
Silviyanti melanjutkan, terdapat beberapa perubahan yang dilakukan antara lain, menerapkan konsep destinasi gaya hidup yang terintegrasi, memposisikan Central park 2 sebagai simbol gaya hidup dan kuliner baru. Juga menghadirkan tempat untuk keluarga, menjalankan berbagai program komunitas, dan aktivitas lainnya.
Central Park dan Neo Soho Mall, kata Silviyanti, menghadirkan inovasi gaya hidup serta menegaskan perannya sebagai perusahaan yang peduli terhadap masyarakat. Tahun ini, perusahaan bekerja sama dengan Solar Chapter dengan mengumpulkan dana CSR sebanyak Rp 300 juta untuk mendukung proyek water for Oenenu Selatan di Nusa Tenggara Timur.
Silviyanti menyebutkan, pihaknya berupaya untuk menghadirkan akses air bersih bertenaga surya bagi lebih dari 700 warga di daerah terpencil, dengan kapasitas mencapai 42.000 liter per hari. Inisiatif itu untuk meningkatkan kualitas hidup sehari-hari, dan menghemat waktu hingga lebih dari 2 jam per hari dalam mencari air, sekaligus mendukung kesehatan, pendidikan serta pertumbuhan ekonomi jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Masih kata Silviyanti, perubahan nama itu untuk memperluas ruang dan menjadi tujuan baru bagi seluruh pihak.
“Central Park 2 akan menjadi ruang hidup baru bagi keluarga dan anak muda, sekaligus wadah untuk menciptakan pengalaman berkesan dan membawa dampak positif bagi komunitas menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Silviyanti.