BP BUMN Dorong Pos Indonesia Bertransformasi Jadi Pusat Logistik Nasional
Badan Pengaturan (BP) BUMN berupaya memperkuat peran PT Pos Indonesia lewat transformasi BUMN logistik. Sebagai induk konsolidasi BUMN logistik, Pos Indonesia menjadi pusat logistik nasional yang mampu meningkatkan konektivitas, dan efektivitas distribusi di seluruh Indonesia.
Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengatakan, program transformasi BUMN logistik menghadirkan layanan logistik yang efisien, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karenanya, dalam pelaksanaan transformasi BUMN diperlukan kesamaan visi agar dapat berjalan selaras, dan saling mendukung.
“Saya ingin semua kita memiliki pemahaman yang sama mengenai transformasi yang terjadi di perusahaan-perusahaan BUMN. Karena bagaimanapun seluruh transformasi ini tentu akan dialami oleh seluruh perusahaan BUMN,” kata Dony dalam acara Leadership Forum di Jakarta, Senin (20/4).
BP BUMN, kata Dony, mendorong Pos Indonesia untuk memperkuat daya saing dengan meningkatkan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan memanfaatkan teknologi digital. BP BUMN akan terus mendukung Pos Indonesia untuk bertransformasi secara berkelanjutan, memperkuat kapabilitas digital, dan meningkatkan daya saing.
Itu semua, kata Dony, mendukung konektivitas logistik dalam negeri, juga memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Dan itu sejalan dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Dan itu bukan hanya diminta tetapi semua kita harus yakin dan believe kalau kita ingin memiliki satu perusahaan yang sustain, perusahaan yang berkembang, perusahaan yang bisa kita wariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Dony.