Greenovation, Inisiatif Strategis Tambang Rendah Karbon, Efisien, dan Berdaya Saing Global

0
55
Reporter: Rommy Yudhistira

Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) bersama SUN resmi meluncurkan Green Mining Innovation Challenge (Greenovation) 2026. Greenovation 2026 merupakan inisiatif strategis di industri pertambangan Indonesia yang dirancang untuk mempercepat solusi nyata operasional tambang rendah karbon, efisien, dan berdaya saing global.

Executive Director APBI-ICMA Gita Mahyarani menjelaskan, industri pertambangan memegang peran vital dalam menjaga pertumbuhan ekonomi, industri, dan rantai pasok nasional. Karena itu, transformasi di sektor pertambangan menjadi pilihan dan kebutuhan untuk memastikan daya saing Indonesia di masa depan.

Greenovation, kata Gita, hadir sebagai tempat kolaborasi yang melahirkan inovasi untuk menjawab tantangan energi, efisiensi biaya, produktivitas operasional, dan keberlanjutan global. Lalu, menitikberatkan 2 area transformasi yakni optimasi bauran energi dan operasional tambah; serta elektrifikasi kendaraan dan alat berat tambang.

Optimasi bauran energi dan efisiensi operasional tambang, kata Gita, dilakukan untuk mendorong inovasi dalam pemanfaatan energi terbarukan, efisiensi bahan bakar, hybrid system, dan sistem manajemen energi cerdas. Tujuannya menekan biaya energi, dan emisi tanpa mengganggu operasional tambang.

Baca Juga :   The Iconomics Gelar PR Summit 2023, Berikut Ini Rangkaian Acaranya

Sedangkan elektrifikasi kendaraan dan alat berat, lanjut Gita, dengan membuka ruang solusi elektrifikasi armada dan alat berat. Juga termasuk strategi implementasi, infrastruktur pengisian daya, serta model bisnis yang berskala untuk masa depan operasi tambang rendah karbon.

“Greenovation kami lihat sebagai salah satu ruang yang dapat mendorong pertukaran gagasan, pengembangan teknologi, dan munculnya berbagai inisiatif dari pelaku industri, agar sektor pertambangan Indonesia dapat terus beradaptasi dan berkembang secara lebih efisien ke depan,” kata Gita dalam keterangan resminya pada Senin (20/4).

Sementara itu, Director of Power SUN Emmanuel Jefferson Kuesar menambahkan, energi di industri pertambangan menjadi kebutuhan operasional, dan faktor penentu daya saing. Itu sebabnya, Greenovation hadir untuk mendorong lahirnya solusi yang mengoptimalkan bauran energi, dan menciptakan efisiensi biaya yang berkelanjutan.

“Ke depan, perusahaan tambang yang mampu mengelola energi secara lebih cerdas akan memiliki posisi yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika pasar dan tuntutan industri global,” ujar Emmanuel.

Sedangkan Director of Mobility SUN Karina Darmawan menyebutkan, jajaran juri dari berbagai institusi, pemerintahan, akademisi, dan sektor swasta turut melengkapi kegiatan Greenovation. Terdapat total hadiah lebih dari ratusan juta rupiah disiapkan. Bagi pemenang pada masing-masing kategori akan memperoleh kesempatan eksklusif, melakukan kunjungan ke pusat inovasi teknologi energi terbarukan di Tiongkok.

Baca Juga :   ParagonCorp Klaim Bukukan Pertumbuhan 2 Digit di Kuartal I/2025

Melalui Greenovation, kata Karina, APBI-ICMA dan SUN berharap dapat mendorong lahirnya solusi yang bisa diimplementasikan, sekaligus memperkuat langkah Indonesia menuju sektor pertambangan yang tangguh, modern, rendah karbon, dan siap menjawab tantangan masa depan.

“Inovasi yang dapat mendukung dekarbonisasi secara nyata dan memberikan dampak pada efisiensi tanpa mengurangi efektivitas produksi layak mendapatkan pengakuan. Dengan Greenovation 2026, diharapkan dapat lahir ide baru untuk mendukung industri tambang yang lebih berkelanjutan,” tutur Karina.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics