IndiHome Terus Luaskan Kolaborasi untuk Memberi Nilai Tambah Bagi Customer

0
745

Perkembangan bisnis mutakhir dan juga keharusan perusahaan untuk fokus pada kompetensi inti (core competence), menuntut IndiHome berkolaborasi dengan pihak-pihak yang bisa memberikan nilai tambah (added value) bagi konsumen setianya.

“Tidak mungkin semuanya kami kerjakan sendiri, dari sisi people sampai teknologi. Kami harus mencari mitra yang bisa memberikan value terbaik. Tantangannya adalah bagaimana mendapatkan kolaborasi yang bersifat mutual benefit. Artinya, bukan hanya memberi manfaat terbaik untuk kami sebagai korporasi, melainkan juga untuk customer,” ungkap E. Kurniawan, Vice President Marketing Management PT Telkom dalam acara Indonesia Brand Forum (IBF) Conference 2022, Senin (19/9).

Salah satu contoh upaya IndiHome untuk memberikan value terbaik bagi customer adalah kolaborasi konten dengan sejumlah great content creators terbaik di dunia, baik skala global maupun lokal. Great content creator global, Iwan menyebut, contohnya adalah Disney Hotstar dan Netflix, sementara dari lokal, misalnya Vidio dan Mola. “Dari waktu ke waktu kami terus mengevaluasi siapa saja yang bisa kami ajak berkolaborasi,” ujarnya.

Baca Juga :   Perkaya Konten untuk Pelanggan, Telkom Rangkul Vidio

IndiHome sendiri, selain tak henti meluaskan mitra yang bisa menambahkan nilai terbaik, juga meningkatkan terus inovasi agar bisa memuaskan customer. “Dengan visi menjadikan windows of entertainment, semua layanan OTT (over the top) yang berkolaborasi itu kami tampilkan semua di layar IndiHome TV agar mudah dinikmati. Cara berlangganan dan pembayarannya juga mudah, bisa melalui Telkom atau melalui IndiHome sendiri. Jadi tak perlu metode pembayaran lain,” kata Iwan.

Dalam topik bertajuk “Content Collab, Broadening the Pond” dan dipandu Stefanie Kurniadi, CEO Foodiz itu, Iwan lalu menjelaskan bahwa seluruh kolaborasi yang dilakukan IndiHome, termasuk berkolaborasi dengan banyak great content creators, baik global maupun lokal, dilakukan sejalan dengan positioning IndiHome, yakni #AktivitasTanpaBatas dan #InternetnyaIndonesia.

“Dan dalam upaya menguatkan perwujudan inklusivitas pada layanan internet dan konten digital di Indonesia, IndiHome sebagai #InternetnyaIndonesia akan berupaya terus meluaskan serta meningkatkan digital service melalui kolaborasi co-branding partnership ini,” ujarnya.

Kolaborasi  menjadi topik sentral acara Indonesia Brand Forum 2022. Mengusung topik “Brand Collab Champion – Winning Thru Coopetition Not Competition”, IBF 2022 menekankan bahwa dalam kondisi mutakhir, kian tampak dunia bisnis makin mengarah pada penguatan ekosistem di setiap industri.

Baca Juga :   Berkolaborasi Jangka Panjang, 3 Pendapat CEO Ini Perlu Dipertimbangkan, Apa Itu?

“Dalam kondisi seperti ini, strategi yang ampuh untuk memenangkan pasar bukan lagi berkompetisi, melainkan koopetisi, alias berkolaborasi. Sebab, dengan kolaborasi, masing-masing pihak dapat saling bahu-membahu mengintegrasikan ekosistem fisik maupun digital. Kolaborasi akan menghasilkan win-win solution bagi semua pihak. Justru kalau nggak kolab, bakal kolaps,” ujar Yuswohady, Founding Chairman IBF.

Diselenggarakan dalam format hybrid (Online dan Offline), IBF Conference 2022 berlangsung selama 19-20 September 2022. Khusus untuk IBF Conference 2022, acara konferensi ini menghadirkan 14 pembicara ternama dan representatif yang mewakili brand-brand papan atas nasional untuk menjelaskan apa, mengapa, dan bagaimana praktik kolaborasi yang mereka lakukan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics