Jasa Marga Catat Sekitar 2,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek di Periode Ini
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono/Dok. JM
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sekitar 2,22 juta kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada 11-22 Maret 2026 atau H-10 hingga H+1 libur Hari Raya Idulfitri 2026. Angka tersebut merupakan jumlah kumulatif arus lalu lintas dari 4 gerbang tol (GT) utama yakni GT Cikampek Utama arah Trans Jawa, GT Kalihurip Utama arah bandung, GT Cikupa arah Merak, dan GT Ciawi arah Puncak.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwanto mengatakan, total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek meningkat 27,1% jika dibandingkan dengan lalu lintas normal sekitar 1,7 juta kendaraan.
Selain itu, kata Rivan, sekitar 2,2 juta kendaraan yang meninggalkan Jabotabek itu merupakan 62,8% dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan keluar Jabotabek selama 11-31 Maret 2026.
Adapun distribusi kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yakni sekitar 1,2 juta kendaraan (54,9%) menuju Trans Jawa dan Bandung. Sekitar 555 ribu kendaraan (25,0%) menuju arah Merak, 6.253 kendaraan (20,1%) menuju arah Puncak.
“Melihat masih tingginya lalu lintas mudik yang meninggalkan wilayah Jabotabek hingga H+1 Lebaran, Jasa Marga mengimbau masyarakat yang saat ini masih berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek dengan menghindari puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 24, 28 dan 29 Maret 2026,” kata Rivan dalam keterangan resminya pada Senin (23/3).
Jasa Marga, kata Rivan, meminta masyarakat untuk memanfaatkan program diskon tarif tol sebesar 30% yang berlaku pada periode arus balik (26-27 Maret 2026) di 9 ruas tol Jasa Marga Group, dengan skema perjalanan menerus.
“Untuk menghindari penumpukan kendaraan, kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan pada waktu-waktu favorit, seperti pagi dan malam hari, serta mengantisipasi potensi kepadatan di jalur menuju destinasi wisata yang umumnya mengalami peningkatan volume lalu lintas pasca-perayaan Hari Raya Idulfitri,” tutur Rivan.