KCIC Sebut 6,2 Juta Orang Gunakan Whoosh Sepanjang 2025
Stasiun Kereta Cepat Tegalluar/Dokumentasi KCIC
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat sebanyak 6,2 juta penumpang yang menggunakan Whoosh pada 2025. Angka itu meningkat 200 ribu penumpang dari pencapaian 2024 yang mencapai 6 juta orang.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, puncak harian volume penumpang mencapai sekitar 27 ribu pada 27 Juni 2025. Lonjakan itu dipengaruhi tingginya mobilitas masyarakat pada periode libur, dan meningkatnya penggunaan Whoosh untuk perjalanan bisnis, serta wisata.
“Sepanjang 2025 kami melihat pertumbuhan volume penumpang yang positif dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa Whoosh semakin diterima masyarakat sebagai solusi perjalanan yang cepat, aman, dan andal,” kata Eva dalam keterangan resminya pada Senin (12/1).
Berdasarkan data volume keberangkatan, kata Eva, Stasiun Halim menjadi tempat keberangkatan terpadat hingga lebih dari 3,1 juta penumpang. Stasiun Padalarang melayani 2,2 juta penumpang. Stasiun Tegalluar 750 ribu penumpang, dan Stasiun Karawang 135 ribu penumpang.
Sepanjang 2025, lanjut Eva, KCIC juga menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan pengalaman penumpang. Inovasi diwujudkan melalui peluncuran Whoosh Official Merchandise, Frequent Whoosher Card skema baru, kebijakan jadwal ulang hingga 15 menit setelah jadwal keberangkatan, water station, layanan portir, dan lainnya.
“Melalui capaian kinerja dan inovasi berkelanjutan tersebut, KCIC menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan Whoosh serta mendukung mobilitas masyarakat yang efisien dan berkelanjutan di Indonesia,” tutur Eva.