Tunggu Danantara, Pemprov DKI Jakarta Tak Buru-Buru Kerjakan Proyek PLTSa

0
66
Reporter: Rommy Yudhistira

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih menunggu hasil koordinasi dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) terkait pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). Rencananya proyek PLTSa itu akan dibangun pada beberapa titik antara lain 2 di Bantar Gebang, Sunter, dan Jakarta Barat.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya tidak ingin terburu-buru untuk mengerjakan proyek tersebut. Kendati proyek itu akan membantu menyelesaikan masalah sampah di Jakarta.

Soal pengelolaan sampah di Jakarta, kata Pramono, pihaknya punya aturan tersendiri, dan itu pula yang membedakan dengan daerah lain. Melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Pemprov DKI Jakarta dapat menyusun regulasi khusus tentang pengelolaan sampah, sebagai tindak lanjut dari perubahan status tersebut.

“Makanya semuanya dilakukan dengan benar, transparan, dan terbuka. Kami juga sedang menunggu koordinasi dengan Danantara untuk segera diputuskan,” ujar Pramono.

Sebelumnya, Danantara menggandeng Pemprov DKI Jakarta untuk mengerjakan proyek tersebut. CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, Danantara telah mendapat amanat dari pemerintah untuk menjalankan proyek tersebut secara terbuka dan transparan.

Baca Juga :   Danantara Gelar Corporate Communication Gathering Perkuat Kolaborasi Komunikasi Strategis

Rosan menambahkan, proyek itu bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat, baik dari sisi penyediaan energi, dan bermanfaat untuk lingkungan, serta kesehatan.

“Itu diberikan amanat kepada Danantara untuk melakukan program ini secara terbuka, secara transparan,” ujar Rosan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics