Pendapatan Agung Podomoro Land Terkoreksi 4% di Kuartal III/2025 Dibanding Periode Sama Tahun Lalu

0
84
Reporter: Rommy Yudhistira

Kinerja keuangan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) agak melambat pada Kuartal III/2025. Kendati berhasil mencetak pendapata senilai Rp 2,6 triliun, namun turun 4% dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai RpĀ 2,77 triliun.

Corporate Secretary Agung Podomoro Land Justini Omas mengatakan, kinerja perusahaan terkoreksi akibat penjualan hotel Pullman Ciawi Vimala Hills pada akhir 2024. Meski demikian, penjualan aset itu mampu memperkuat fundamental bisnis perusahaan, terutama dengan adanya percepatan pelunasan utang.

Justini menambahkan, beban bunga perusahaan pada Kuartal III/2025 turun hampir 38% menjadi Rp 311,3 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun lalu mencapai Rp 502,5 miliar. Kemudian, Agung Podomoro Land mencatat pendapatan berulang dari sektor perhotelan dan pusat perbelanjaan senilai Rp 988,8 miliar, atau turun 13,3% dari Rp 1,14 triliun.

Secara keseluruhan, kata Justini, Agung Podomoro Land mendapat laba komprehensif sebesar Rp 28,2 miliar. Meski begitu, di tengah tekanan yang dialami pasar properti nasional, kinerja APLN tetap berada pada level yang solid dengan minat konsumen yang terus terjaga terhadap produk hunian mereka.

Baca Juga :   Dirut bank bjb: BPD Lebih Tangguh Hadapi Pandemi, Ini Buktinya

“Bisnis mal dan hotel juga memberikan pendapatan berulang yang tetap positif,ā€ kata Justini dalam keterangan resminya pada Rabu (26/11).

Dari sisi pemasaran penjualan, kata Justini, pihaknya mencatat sebesar Rp 1,24 triliun. Kontribusinya berasal dari segmen rumah tapak di Podomoro Park Bandung, Bukit Podomoro Jakarta, dan Podomoro Golf View.

Permintaan hunian tapak, kata Justini, menunjukkan naiknya kebutuhan masyarakat terhadap ruang tinggal yang nyaman, dan memiliki nilai investasi jangka panjang. Untuk menyesuaikan kondisi daya beli masyarakat yang melemah, APLN menerapkan strategi penjualan yang lebih adaptif.

“Salah satunya dengan menghadirkan unit-unit rumah yang berukuran lebih compactĀ sehingga harganya lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas danĀ valueĀ kawasan,ā€ ujar Justini.

Memasuki Kuartal IV/2025, kata Justini, Agung Podomoro Land optimistis penjualan dan pendapatan usaha tumbuh positif dibandingkan kuartal sebelumnya. Momen perayaan Natal dan liburan akhir tahun diprediksi menjadi sumber utama pendapatan berulang, baik dari sektor perhotelan, ataupun pusat perbelanjaan.

ā€œKami percaya dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, baik dalam bentuk stimulus pajak maupun suku bunga rendah, hingga akhir tahun penjualan properti masih berpeluang tumbuh,” ujar Justini.

Leave a reply

Iconomics