PLN Catat Kenaikan Pengisian EV 3 Kali Lipat Dibanding Nataru 2024
Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Darmawan Prasodjo/Foto: Youtube
PT PLN (Persero) mencatat peningkatan siginifikan pengisian daya kendaraan listrik (EV) sekitar 137 ribu kali pada masa siaga Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Angkanya meningkat 3 kali lipat dibandingkan Nataru pada tahun sebelumnya mencapai sekitar 48 ribu kali.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, capaian tersebut terjadi dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan periode Nataru sebelumnya.
“Hingga hari ke-13 masa siaga Nataru 2025/2026, pengisian daya kendaraan listrik sudah melampaui total realisasi sepanjang periode Nataru tahun lalu,” kata Darmawan dalam keterangan resminya pada Senin (29/12).
Selain frekuensi pengisian, kata Darmawan, peningkatan juga tercermin pada konsumsi energi listrik. Hingga hari ke-13 masa siaga Nataru, energi listrik yang tersalurkan untuk pengisian EV mencapai sekitar lebih dari 3 juta kilowatt hour (kWh), atau sekitar 2,8 kali lipat dibandingkan total energi sepanjang Nataru 2024/2025 sekitar lebih dailri 1 juta kWh.
“Dari sisi energi, lonjakannya juga terlihat jelas. Hingga hari ke-13 masa siaga, listrik yang tersalurkan untuk pengisian daya EV sudah mencapai lebih dari 3,28 juta kWh,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penggunaan kendaraan listrik, kata Darmawan, PLN telah menyiapkan infrastruktur pengisian daya di berbagai titik strategis. PLN telah menyiagakan 4.516 unit stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) yang tersebar di 2.935 lokasi seluruh Indonesia.
“Sejak awal masa siaga, kami juga menyebar 15 unit SPKLU mobile untuk kebutuhan darurat dan lebih 5.000 petugas SPKLU yang bersiaga 24 jam selama masa siaga Nataru. Agar layanan pengisian daya selalu memadai di tengah meningkatnya mobilitas EV,” tuturnya.