Waskita Berperan Dalam Perluasan Mataf di Masjidil Haram, Saudi

0
76
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Waskita Karya (Persero) Tbk turut berperan dalam perluasan area terbuka atau Mataf yang mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram, Arab Saudi. Setelah dilakukan renovasi, Mataf mampu menampung hingga mencapai 105 ribu jemaah haji.

Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa mengatakan, pihaknya mengerjakan proyek penambahan tingkat lantai dari 3 menjadi 9. Selain itu, Waskita juga melakukan pekerjaan lainnya seperti desain atau mock up, area Mataf, dan fabrikasi besi.

“Sebelumnya Mataf hanya bisa menampung 48 ribu jemaah, namun kini dapat memuat hingga lebih dari 105 ribu jemaah. Maka mendukung lebih banyak jemaah yang beribadah di sekitar Kakbah saat musim haji seperti sekarang,” kata Ermy dalam keterangan resminya pada Kamis (5/6).

Ermy menambahkan, metode yang digunakan untuk menyelesaikan proyek itu yakni formwork slab, dan cantilever beam, yang berfungsi sebagai cetakan sementara untuk membuat struktur beton.

Kemudian, kata Ermy, pada bagian cetakan sementara dinding balok yang menggunakan panel baju. Lalu, bagian bawahnya memakai triplek dan peri kayu.

Baca Juga :   Dukung Pembangunan Beach Club Raffi Ahmad, Menparekraf Sandiaga Diminta Cek soal Kajian Amdal

Dengan kontribusi itu, kata Ermy, Waskita berharap jemaah haji bisa beribadah lebih tenang, dan nyaman.

“Sebagai perusahaan konstruksi yang berpengalaman lebih dari 64 tahun, Waskita merasa bangga dapat ikut membangun Mataf Masjidil Haram yang menjadi tujuan umat Islam di dunia. Ke depannya Perseroan akan lebih banyak membangun infrastruktur, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.

Sebagai informasi, proyek yang dikerjakan Waskita pada 2013 itu merupakan bagian dari proyek King Abdullah Makkah Extension (KAME). Selain mengerjakan proyek senilai SAR 59 juta tersebut, Waskita ditunjuk untuk membangun King Saud Fitness College pada 2011 dan King Saud University of Riyadh Techno Valley & Building Administration College di Riyadh pada tahun 2009, total nilai kontrak masing-masing sebanyak SAR 16 juta, dan SAR 50 juta.

Pada 2010-2012, Waskita juga membangun King Abdullah Financial District (KAFD). Pusat Keuangan Arab Saudi memiliki luas mencapai 61,2 meter persegi, dan 31 lantai.

Leave a reply

Iconomics