CDIA Bukukan Laba Bersih US$127,8 Juta di Tahun 2025

0
59

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) membukukan laba bersih sebesar US$127,8 juta pada tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

“Tahun 2025 merupakan tonggak transformatif bagi CDI Group seiring keberhasilan kami bertransformasi menjadi perusahaan terbuka, dengan tetap mencatatkan kinerja keuangan dan operasional yang solid. Perseroan membukukan EBITDA sebesar US$ 118,8 juta (+288,0% YoY) dan laba bersih sebesar US$ 127,8 juta (+281,7% YoY), mencerminkan ketangguhan platform operasional serta disiplin dalam mengeksekusi strategi pertumbuhan pada tahun pertama sebagai perusahaan publik,” kata Direktur CDIA, Jonathan Kandinata dalam keterangannya.

Ia mengatakan selama tahun 2025, Perseroan juga menetapkan dividen interim untuk FY2025 sebesar US$10 juta, yang menegaskan komitmennya dalam memberikan nilai kepada pemegang saham, sekaligus menjaga struktur permodalan yang prudent untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Sepanjang tahun 2025, CDI Group memperkuat basis permodalan dan akses pendanaan melalui berbagai sumber yang terdiversifikasi, termasuk penyertaan modal pemegang saham, pasar modal ekuitas, serta fasilitas perbankan domestik dan internasional. Sumber pendanaan tersebut mencakup tambahan dukungan modal dari Chandra Asri Group dan EGCO Group, dana hasil IPO pada Juli 2025, fasilitas dari Bank Danamon, BTN, dan yang terbaru, fasilitas US$100 juta dari Bangkok Bank.

Baca Juga :   Garuda Indonesia Bukukan Laba Bersih US$ 6,98 Juta untuk 2019

Manajemen menyebut per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki liquidity pool sebesar US$803,3 juta, memperkuat fleksibilitas finansial untuk mendukung ekspansi di seluruh pilar infrastruktur.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics