Bank DBS Indonesia dan Mandiri Investasi Hadirkan Solusi Wealth Management Berdenominasi SGD 

Dengan memadukan perspektif global dari DBS serta keahlian pengelolaan aset Mandiri Investasi, kedua institusi akan terus menghadirkan solusi yang membantu nasabah menavigasi ketidakpastian pasar dan menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang dengan lebih percaya diri.
0
5

PT Bank DBS Indonesia dan PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) berkolaborasi menghadirkan layanan referral Pengelolaan Dana Nasabah Individu (PDNI)/Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) berdenominasi Dolar Singapura (SGD).

Inisiatif ini memperluas rangkaian solusi wealth management yang dirancang secara personal bagi nasabah high net worth, sekaligus mencerminkan komitmen kedua institusi dalam menghadirkan strategi investasi yang relevan di tengah dinamika pasar global yang terus berkembang.

“Di Bank DBS Indonesia, kami percaya bahwa pengelolaan kekayaan yang unggul bukan hanya tentang menyediakan akses terhadap produk investasi, tetapi menghadirkan solusi yang dipersonalisasi sehingga benar-benar relevan dengan kebutuhan unik setiap nasabah. Melalui pendekatan insight-driven wealth management, kami menerjemahkan dinamika pasar global, termasuk tren dan pergerakan Kurs SGD, menjadi strategi investasi yang dapat ditindaklanjuti. Peluncuran referral PDNI/KPD berdenominasi SGD ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk menghadirkan all-weather solutions crafted for each individual, memberikan kesempatan bagi nasabah untuk mendiversifikasi aset dalam mata uang SGD dan mengoptimalkan potensi yang ditawarkan oleh Kurs SGD, sehingga portofolio menjadi lebih resilien dan siap menghadapi berbagai kondisi pasar,” ujar Director of Consumer Banking Group PT Bank DBS Indonesia Melfrida Gultom dalam keterangan pers, Rabu (12/8).

Baca Juga :   Aliyahdin Saugi Menjabat Dirut Mandiri Investasi

Melalui skema referral ini, nasabah Bank DBS Indonesia yang memenuhi kriteria akan memperoleh akses melalui mekanisme referral terhadap layanan Pengelolaan Dana Nasabah Individu (PDNI)/Kontrak Pengelolaan Dana (KPD) yang dikelola oleh Mandiri Manajemen Investasi sebagai manajer investasi. Dalam layanan ini, nasabah memberikan mandat kepada manajer investasi untuk mengelola dana sesuai tujuan investasi, profil risiko, dan ketentuan yang telah disepakati dalam kontrak.

Selanjutnya, manajer investasi akan menyusun dan mengelola portofolio secara profesional serta melakukan penyesuaian strategi investasi sesuai kondisi pasar dan mandat yang diberikan.

“Kami menyambut baik kolaborasi strategis dengan Bank DBS Indonesia dalam menghadirkan layanan referral PDNI/KPD berdenominasi SGD. Kolaborasi ini menggabungkan keahlian pengelolaan dana dari Mandiri Investasi dengan kapabilitas wealth management Bank DBS Indonesia untuk memberikan solusi yang dikelola secara profesional, terdiversifikasi, dan disesuaikan dengan mandat investasi serta profil risiko masing-masing nasabah. Kami percaya kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menyediakan solusi pengelolaan dana yang semakin relevan di tengah kebutuhan nasabah akan diversifikasi portofolio dan pengelolaan aset secara menyeluruh,” kata Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi Hardiyanto Pilia.

Baca Juga :   Bank DBS Indonesia Kembali Gelar SE Bootcamp 2021 untuk Perkuat Wirausaha Sosial

Skema referral dari Mandiri Manajemen Investasi akan membuka akses bagi nasabah Bank DBS Indonesia yang memiliki simpanan SGD terhadap strategi pengelolaan dana terstruktur yang mencakup tiga kelas aset utama:

  • Fixed Income (Pendapatan Tetap): Berfokus pada pengelolaan portofolio obligasi dengan potensi imbal hasil yang kompetitif, disertai pengelolaan risiko suku bunga dan risiko kredit yang terukur.
  • Equity (Saham): Memberikan eksposur terhadap saham perusahaan berkapitalisasi besar (large-cap) sebagai bagian dari strategi diversifikasi dan pertumbuhan portofolio.
  • Commodity (Komoditas): Memanfaatkan instrumen emas sebagai salah satu alternatif diversifikasi portofolio dalam menghadapi dinamika dan gejolak pasar global.

Melalui strategi pengelolaan dana yang terstruktur dan disesuaikan dengan profil risiko serta tujuan investasi, simpanan SGD yang telah dimiliki nasabah dapat dikelola secara lebih optimal melalui diversifikasi ke berbagai kelas aset. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas dalam penyusunan portofolio sekaligus mendukung kebutuhan pengelolaan kekayaan jangka panjang.

Bank DBS Indonesia turut melengkapi layanannya kepada para nasabah dengan market insights dan riset terkini dari DBS Group untuk membantu memahami dinamika pasar dan tren ekonomi global sebagai bagian dari pengambilan keputusan finansial yang lebih terinformasi.

Baca Juga :   Investasi Emas Masuk Bursa, Mandiri Investasi Luncurkan ETF Syariah Berkode XMES

Dengan memadukan perspektif global dari DBS serta keahlian pengelolaan aset Mandiri Investasi, kedua institusi akan terus menghadirkan solusi yang membantu nasabah menavigasi ketidakpastian pasar dan menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang dengan lebih percaya diri.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics