Modalku Peroleh Pendanaan Rp117 Miliar dari Norfund
Ilustrasi Modalku/Dok. Modalku
Modalku memperoleh fasilitas pendanaan (debt fund) sebesar US$7,5 juta atau sekitar Rp117 miliar dari Norfund, sebuah Development Financial Institution (DFI) yang mengoperasikan dana investasi milik pemerintah Norwegia untuk negara-negara berkembang.
“Suatu kehormatan bagi grup kami dapat bekerja sama dengan Norfund, yang didukung oleh pemerintah Norwegia. Pencapaian ini tidak hanya menjadi bukti terhadap kelayakan kredit kami dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan ketidakpastian makroekonomi, namun juga peluang untuk memenuhi kebutuhan akses pendanaan bagi UMKM yang masih underserved di Asia Tenggara. Kami mengapresiasi dukungan Norfund dalam misi dan komitmen kami untuk memberikan kesempatan yang merata bagi UMKM,” kata Co-founder & Group CEO Funding Societies (Modalku), Kelvin Teo dalam keterangan resminya.
Norfund’s Regional Director (Asia), Fay Chetnakarnkul mengatakan pihaknya terkesan dengan kemampuan Funding Societies (Modalku) dalam mendukung UMKM yang kurang terlayani di Asia Tenggara dengan beragam solusi pendanaan untuk mengatasi tantangan pengelolaan arus kas.
“Kami senang dapat mendukung Funding Societies | Modalku dalam memperluas jangkauan, meningkatkan inklusi keuangan dan memungkinkan lebih banyak bisnis untuk tumbuh serta menciptakan lapangan kerja yang sangat dibutuhkan di wilayah ini,” kata Fay.
Norfund hadir dengan fokus utama mereka dalam berinvestasi yaitu untuk meningkatkan inklusi keuangan. Hingga saat ini, Norfund telah menyalurkan pendanaan sekitar US$4,54 miliar atau sekitar Rp70 triliun kepada 7,5 juta klien. Funding Societies | Modalku, melalui misinya untuk memberdayakan UMKM dan menghadirkan akses kredit yang lebih besar, telah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp53 triliun kepada lebih dari 100.000 UMKM di Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand dan Vietnam.