Usai THR Lebaran, Investor Siap-Siap Diguyur Dividen Bank Jumbo

0
151

Setelah menerima Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran, para investor pasar modal bersiap mendapat tambahan “cuan” dari pembagian dividen sejumlah bank besar. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dijadwalkan menyalurkan dividen tunai kepada pemegang saham dalam waktu dekat.

BBCA akan membagikan dividen tunai sebesar Rp281 per saham. Berdasarkan jadwal, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 27 Maret 2026, dengan ex dividen pada 30 Maret 2026. Untuk pasar tunai, cum dividen ditetapkan pada 31 Maret 2026 dan ex dividen pada 1 April 2026, dengan recording date pada 31 Maret 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan pada 8 April 2026.

Sementara itu, BBNI menawarkan dividen sekitar Rp349 per saham. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 17 Maret 2026 dan ex dividen pada 25 Maret 2026. Untuk pasar tunai, cum dividen pada 26 Maret 2026 dan ex dividen pada 27 Maret 2026, dengan recording date pada 26 Maret 2026. Adapun pembayaran dividen akan dilakukan pada 7 April 2026.

Baca Juga :   80,04% Laba Bersih BRI Tahun 2023 untuk Dividen, Pemegang Saham Dapat Rp319 per Lembar

Dengan jadwal tersebut, aliran dana dividen dari saham perbankan berkapitalisasi besar ini diperkirakan akan mulai diterima investor tak lama setelah periode Lebaran. Momentum ini kerap dimanfaatkan investor sebagai tambahan likuiditas, baik untuk konsumsi pasca-Idulfitri maupun untuk kembali diinvestasikan di pasar saham.

Di sisi lain, dua bank besar lainnya yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) masih belum menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Bank Mandiri dijadwalkan menggelar RUPST pada 29 April 2026, sementara BRI pada 10 April 2026.

Meski demikian, kedua bank pelat merah tersebut diperkirakan juga akan membagikan dividen yang menarik, seiring kinerja keuangan yang solid. Pada tahun lalu, Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp56,29 triliun, sedangkan BRI mencatat laba bersih Rp56,65 triliun.

Leave a reply

Iconomics