Anak Usaha PTPN I Produksi Bioethanol Lampaui Target di Tahun 2025

0
55

Anak usaha PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), yakni PT Energi Agro Nusantara (Enero) berhasil memproduksi 32 juta liter bioethanol sepanjang 2025. Produski tersebut melampaui kapasitas terpasang pabrik sebesar 30 juta liter.

“Di tengah urgensi global untuk menekan emisi karbon dan mempercepat transisi energi menuju keberlanjutan, kemandirian energi hijau kini menjadi agenda krusial bagi kedaulatan bangsa. PTPN I berkomitmen menjadi pionir dalam penyediaan bahan bakar nabati (BBN) melalui penguatan unit bisnis strategis di sektor biofuel. Enero adalah duta kami dengan memproduksi bioetanol kualitas tinggi,” kata Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas dalam keterangannya.

Ia mengatakan bahwa kinerja gemilang ini merupakan dukungan nyata korporasi terhadap implementasi program mandatori bioetanol yang dicanangkan pemerintah. Dengan produksi yang melampaui target dan kualitas yang berada di atas ambang batas toleransi 99,2%, PT Enero menunjukkan kesiapan untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi kebutuhan nasional.

“Performa gemilang ini menumbuhkan optimisme kami, bahwa kinerja tahun 2026 akan lebih tinggi lagi. Bahkan, jika ada mandatory dari pemerintah, kami siap ekspansi ke kapasitas yang lebih besar lagi. Sebab, infrastruktur, teknis, dan operasional PTPN I telah berada pada level kesiapan tertinggi untuk menjawab tantangan kemandirian energi masa depan,” kata Teddy.

Baca Juga :   Ekspor Perdana, Anak Usaha Holding Perkebunan PTPN III Mengekspor Teh Premium Malabar

Tahun 2025 menjadi fase pembuktian dengan produksi yang melampaui kapasitas terpasang. Memasuki 2026, PTPN I berkomitmen menjaga momentum dengan target produksi minimal 30 juta liter.

“Hingga saat ini, kontrak on hand kami telah mencapai 13,5 juta liter atau sekitar 50% dari target tahunan,” kata Teddy.

Ia menyampaikan siap mengutilisasi seluruh kapasitas produksi jika program mandatori berjalan penuh. Fokusnya saat ini adalah mendorong terciptanya regulasi yang kompetitif, terutama terkait insentif cukai, agar bioetanol domestik memiliki daya saing yang kuat di tengah gempuran produk impor.

Direktur PT Enero, Puji Setiyawan mengatakan keunggulan PT Enero adalah spesifikasi pabrik yang sejak awal didesain khusus untuk menghasilkan fuel grade (standar bahan bakar). Hal ini memungkinkan kami menyuplai kebutuhan campuran BBM nasional secara langsung tanpa perlu modifikasi fasilitas yang memakan waktu lama. Ini berbeda dengan mayoritas pabrik lain yang masih berbasis food grade.

“Kami juga menerapkan formulasi khusus untuk menjaga standar kualitas produksi di tengah fluktuasi spesifikasi bahan baku tetes tebu (molasses). Dengan fasilitas yang terus kami rawat secara prima, PT Enero optimistis mampu menjaga stabilitas pasokan demi mendukung ketahanan energi nasional,” kata Puji.

Leave a reply

Iconomics