Bandara Ngurah Rai Catat 108 Pembatalan Penerbangan Terdampak Anak Krakatau

0
13

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat sebanyak 108 penerbangan mengalami pembatalan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan karena dampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Gede Eka Sandi Asmadi menyampaikan bahwa pada periode Minggu (06/09/2026) pukul 07.00 WITA hingga Senin (07/09/2026) pukul 11.00 WITA, mencatat sebanyak 108 penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang mengalami pembatalan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan, khususnya untuk rute dari/ke Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Hingga Senin (07/09/2026) pukul 11.00 WITA, penerbangan yang telah mengalami penyesuaian jadwal penerbangan adalah Rute Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (CGK) ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) sebanyak 43 penerbangan dibatalkan. Selain itu rute Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP) ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) sebanyak 5 penerbangan dibatalkan. Adapun rute Bandara Husein Sastranegara (BDO) ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) sebanyak 3 penerbangan dibatalkan.

Demikian halnya yang pemberangkatan dari Bandara Ngurah Rai. Rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) – Bandara Soekarno-Hatta Tangerang (CGK) sebanyal 51 penerbangan dibatalkan. Rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) – Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta (HLP) sebanyak 3 penerbangan dibatalkan. Selain itu Rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) – Bandara Husein Sastranegara Bandung (BDO) sebanyak 3 penerbangan dibatalkan.

Baca Juga :   Allianz Life Indonesia Dukung AAJI Tingkatkan Literasi Keuangan dan Asuransi Warga

Adapun jumlah penumpang yang terdampak pada periode tersebut sebanyak kurang lebih 13 ribu penumpang, yang terbagi atas 4,4 ribu penumpang rute kedatangan dan 8,7 ribu penumpang rute keberangkatan.

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali berkoordinasi dengan sejumlah instansi, utamanya dengan maskapai penerbangan untuk terus melakukan pembaharuan jadwal penerbangan dan penanganan calon penumpang penerbangan terdampak yang telah berada di bandara, serta dengan AirNav Indonesia untuk memantau ruang udara yang terdampak aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali turut menyiapkan layanan service recovery berupa pemberian minuman dan makanan ringan yang diperuntukkan bagi para penumpang dari penerbangan terdampak yang telah berada di terminal bandara.

Leave a reply

Iconomics