Bank Banten Apresiasi Rencana Pemisahan dari Banten Global Development
Manjaemen PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk atau Bank Banten mengapresiasi rencana pemisahan bank dengan kode saham BEKS itu dari PT Banten Global Development (BGD).
Dengan menjadi BUMD baru, Pemerintah Provinsi Banten akan langsung menjadi pemegang saham penuh di Bank Banten, tidak lagi melalui PT BGD.
Sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Jumat (24/9) lalu, Pemerintah Provinsi Banten telah menyetujui pemisahan antara Bank Banten dan PT BGD.
“Pemisahan ini kami yakini membuka ruang seluruh Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Banten untuk menempatkan dana, bahkan mengambil porsi kepemilikan di Bank Banten,” ujar Direktur Utama Bank Banten, Agus Syabarrudin dalam keterangan yang diterima Theiconomics, Selasa (28/9).
Agus mengakui pemisahkan kedua entintas ini memang tidak mudah. Sebab, secara administrasi, harus ada beberapa tahapan yang dilalui termasuk pembuatan Peraturan Daerah (Perda) pemisahan.
“Semoga proses berjalan dengan baik dan performa perusahaan kian terakselerasi sehingga mimpi untuk menjadikan Bank Banten sebagai salah satu BUMD yang menyumbang PAD bagi Provinsi Banten dapat terealisasi,” tutur Agus.
Komisaris Utama PT BGD Ayip Muflikh menuturkan, PT BGD selaku induk perusahaan Bank Banten telah lama menginginkan agar Bank Banten terpisah. Tujuannya agar bank yang tercatat di Bursa Efek Indonesia ini lebih berkembang lagi.
“Sejak tahun 2017, setelah jajaran direksi dan komisaris yang baru terbentuk, kami telah berkirim surat kepada Pemprov agar Bank Banten ini terpisah dari kami,” ujar Ayip.
[…] Pemerintah Provinsi Banten akan jadi pengendali Bank Banten secara langsung melalui rencana pemisahan BPD ini dengan BGD. Melalui pemisahan ini, Bank Banten berkomitmen untuk terus berupaya menjadi Bank kebanggaan […]