Mulai 1 Juli 2023, IndiHome Resmi Terintegrasi ke Telkomsel

0
274

IndiHome mengumumkan kepada para pelanggannya, bahwa mulai 1 Juli 2023, IndiHome resmi terintegrasi dengan Telkomsel.

Disebutkan bahwa selama masa transisi mulai dari 1 Juli 2023, seluruh layanan pelanggan IndiHome seperti website indihome.co.id, @indihomecare, Plasa Telkom dan nomor Call Center 147 tetap dapat melayani pelanggan seperti biasa. Pelanggan IndiHome juga dapat menggunakan customer touch poin Telkomsel, seperti call center 188, website www.telkomsel.com dan GraPARI (walk-in).

“Pengalihan IndiHome ke Telkomsel ini sebagai bentuk komitmen Telkom Group untuk terus memberikan layanan terbaik dan menghadirkan inovasi berkelanjutan bagi seluruh pelanggan,” tulis IndiHome dalam pengumuman kepada pelanggan IndiHome, Rabu (28/6).

Ditegaskan juga bahwa seluruh layanan yang saat ini dinikmati pelanggan IndiHome akan berjalan normal seperti biasa, termasuk alat yang telah dipasang tidak perlu diganti dengan alat baru.

“Dalam proses integrasi ini, tidak ada biaya apapun yang dibebankan kepada pelanggan,” tulis IndiHome.

IndiHome dan Telkomsel merupakan bagian dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). Sebelumnya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Telkom Tahun Buku 2022, Selasa (30/5) pemegang saham independen TLKM telah merestui pemisahan segmen usaha (spin-off) IndiHome ke Telkomsel.

Baca Juga :   Naik Sekitar 5%, Telkom Raup Laba Bersih Rp6,42 Triliun pada Kuartal I/2023

Aksi korporasi yang tergolong sebagai transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.42/2020 ini memerlukan persetujuan pemegang saham independen di mana telah tercapai kuorum dan disetujui mayoritas pemegang saham independen.

Pemisahan IndiHome dalam rangka implementasi Fixed Mobile Convergence (FMC) merupakan bagian dari strategi utama perusahaan “Five Bold Moves” yang strategis bagi Telkom dalam mendukung terciptanya inklusi digital melalui peningkatan keandalan konektivitas yang lebih luas dan merata bagi masyarakat.

Sinergi antara IndiHome dan Telkomsel yang merupakan pemimpin pasar bisnis broadband diharapkan akan memudahkan masyarakat dalam mengakses beragam layanan digital. Telkomsel akan memiliki mesin pertumbuhan baru yang akan memperkuat kinerja perusahaan ke depannya.

Dari sisi bisnis, integrasi layanan broadband ini diharapkan dapat menjadikan belanja modal (capital expenditure) perusahaan lebih efisien dan mampu menciptakan nilai yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Sejalan dengan arahan Menteri BUMN, ke depannya Telkomsel akan fokus menjalankan segmen bisnis Business to Customer (B2C), sementara Telkom fokus pada segmen Business to Business (B2B). Potensi pasar yang besar dan masih banyak perusahaan maupun instansi yang memerlukan dukungan digitalisasi menjadi peluang bagi Telkom untuk menjadi pemain besar di segmen bisnis B2B.

Leave a reply

Iconomics