Reaksi Senator Fahira Idris Terhadap Aksi Akuisisi Hotel & Realestate di Makkah oleh Danantara

0
56

Langkah Danantara mengakuisisi hotel dan realestate di Makkah disambut positif Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Daerah Pemilihan Jakarta, Fahira Idris.

Menurut Fahira, langkah Danantara mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City dengan kapasitas 1.461 kamar serta lahan pengembangan seluas sekitar 4,4 hektare merupakan keputusan visioner yang berdampak jangka panjang. Selama ini, Indonesia sebagai negara dengan jumlah jemaah haji dan umrah terbesar di dunia belum memiliki keterlibatan langsung yang signifikan dalam kepemilikan dan pengelolaan aset akomodasi di Tanah Suci. Kehadiran Danantara membuka babak baru yang sangat strategis.

“Ini bukan sekadar investasi bisnis, tetapi langkah bersejarah yang akan membawa manfaat besar bagi jutaan jemaah Indonesia. Kita mulai membangun kemandirian layanan haji dan umrah langsung di Makkah,” kata Fahira dalam keterangannya.

Senator Jakarta ini menilai, dampak positif akuisisi ini sangat nyata bagi penyelenggaraan haji dan umrah. Dengan keterlibatan langsung Indonesia dalam kepemilikan aset perhotelan, pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk memastikan standar pelayanan, kenyamanan, dan keamanan jemaah.

Baca Juga :   Danantara Ungkap Target Garuda Indonesia di Tahun 2026

Dalam jangka menengah hingga panjang, kepemilikan ini juga berpotensi membantu menjaga stabilitas biaya akomodasi, mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga, serta meningkatkan kepastian layanan bagi jemaah Indonesia.

Selain itu, rencana pengembangan kawasan hospitality terpadu dengan potensi hingga sekitar 5.000 kamar hotel ke depan dinilai sejalan dengan kebutuhan jemaah Indonesia yang setiap tahunnya mencapai lebih dari dua juta jemaah umrah dan lebih dari dua ratus ribu jemaah haji.

Ia juga mengapresiasi langkah Danantara menggandeng mitra lokal strategis di Arab Saudi. Menurutnya, kolaborasi dengan pengembang lokal yang memahami karakteristik dan regulasi Makkah menjadi kunci keberhasilan pengembangan jangka panjang, sekaligus memastikan proyek berjalan selaras dengan perencanaan kota dan kepentingan otoritas setempat.

Ia berharap langkah awal ini dapat menjadi fondasi bagi penguatan ekosistem haji dan umrah Indonesia secara menyeluruh, mulai dari akomodasi, transportasi, layanan pendukung, hingga peningkatan kualitas pengalaman ibadah jemaah. Ia juga mendorong agar sinergi antara Danantara, pemerintah, dan pemangku kepentingan haji terus diperkuat agar manfaat investasi ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Leave a reply

Iconomics